Breaking News
Memuat breaking news...

Pemkab Langkat Perkuat Penanganan Bencana Berbasis Digital

Redaksi
Redaksi
Selasa, 15 September 2026 - 2.11 PM WIB
Pemkab Langkat Perkuat Penanganan Bencana Berbasis Digital
Rapat pelatihan dan sosialisasi aplikasi SIKAT di ruang Langkat Command Center atau LCC, baru-baru ini. Waspada.id/ist.
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

LANGKAT (Waspada.id): Pemerintah Kabupaten Langkat terus mendorong transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Salah satunya melalui pengembangan Sistem Aplikasi Kebencanaan Terpadu Kabupaten Langkat (SIKAT) sebagai inovasi dalam memperkuat koordinasi dan penanganan bencana.

Penguatan inovasi tersebut dilakukan melalui kegiatan Pelatihan dan Sosialisasi Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Tahun 2026.

Kegiatan ini melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang memiliki peran dalam penanggulangan bencana di Kabupaten Langkat.

Aplikasi SIKAT digagas oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat, M. Ansyari, S.Pd., M.Kes. Inovasi tersebut dirancang untuk memperkuat sistem penanganan bencana di Kabupaten Langkat.

M. Ansyari, S.Pd., M.Kes., ketika dikonfirmasi, Selasa (15/9/2026), mengatakan aplikasi ini akan meningkatkan kecepatan pelaporan, kualitas dan validasi data, efektivitas koordinasi lintas sektor, serta mendukung pengambilan keputusan pimpinan daerah secara real time.

"Dalam jangka panjang, SIKAT diharapkan menjadi fondasi terwujudnya One Data Kebencanaan Kabupaten Langkat, mendukung implementasi SPBE dan Satu Data Indonesia, meningkatkan kualitas pelayanan publik bidang penanggulangan bencana, sekaligus memperkuat ketangguhan daerah dalam menghadapi berbagai ancaman bencana," jelas Ansyari. (Id27)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement