Breaking News
Memuat breaking news...

Pemko Binjai Hadirkan Pangan Terjangkau Lewat GPM

Redaksi
Redaksi
Jumat, 24 Juli 2026 - 11.43 AM WIB
Pemko Binjai Hadirkan Pangan Terjangkau Lewat GPM
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BINJAI (Waspada.id): Pemerintah Kota Binjai melalui Dinas Ketahanan Pangan Kota Binjai menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah. Kegiatan tersebut berlangsung di Pelataran Parkir Stadion Kota Binjai, Jalan Olahraga, Kelurahan Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur, Jumat (24/7).

Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Sejak pagi, warga telah memadati lokasi kegiatan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok yang dijual dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Dalam pelaksanaannya, setiap warga dibatasi maksimal membeli dua sak beras agar distribusi dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

Melalui program ini, Pemko Binjai menyediakan sebanyak 3 ton beras dengan harga Rp59.000 per kemasan 5 kilogram, 150 papan telur ayam seharga Rp46.000 per papan, serta 2.400 liter Minyakita dengan harga Rp15.500 per liter.

Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu langkah strategis Pemerintah Kota Binjai dalam menjaga keterjangkauan harga pangan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu mengurangi beban pengeluaran warga, terutama dalam mengantisipasi potensi kenaikan harga pangan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kota Binjai T. Nurherlina, S.P., Lurah Timbang Langkat Suhendro, Ketua Pokja III TP PKK Kota Binjai Ny. Deliana Sary, S.Si., jajaran TP PKK Kota Binjai, TP PKK Kecamatan Binjai Timur, serta Pelaksana Tugas Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Binjai, Perdamaian Simamora.(id25)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement