Breaking News
Memuat breaking news...

Pemko Gunungsitoli Gelar Operasi Pasar dan Sidak Penggunaan LPG 3 Kg

Redaksi
Redaksi
Senin, 24 Agustus 2026 - 6.19 PM WIB
Pemko Gunungsitoli Gelar Operasi Pasar dan Sidak Penggunaan LPG 3 Kg
Wali Kota Gunungsitoli, Sowa'a Laoli, SE, M.SI meninjau langsung pelaksanaan Operasi Pasar LPG 3 Kg, Senin (24/8). Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

GUNUNGSITOLI (Waspada.id): Pemerintah Kota Gunungsitoli terus melakukan langkah penanganan dan pengawasan terhadap distribusi LPG tabung 3 kilogram bersubsidi di tengah kondisi kelangkaan yang belakangan menjadi keluhan masyarakat, Senin (24/8).

Sebagai upaya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus memastikan LPG bersubsidi digunakan sesuai peruntukannya, Pemerintah Kota Gunungsitoli melaksanakan Operasi Pasar LPG 3 Kg yang dirangkai dengan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pelaku usaha.

Pada Operasi Pasar yang dilaksanakan di halaman Dinas Pemadam Kebakaran Kota Gunungsitoli, Kelurahan Pasar, Kecamatan Gunungsitoli tersebut terlihat langsung ditinjau oleh Wali Kota Gunungsitoli, Sowa'a Laoli, SE, M.Si.

Sebanyak 560 tabung LPG 3 kilogram disediakan bagi masyarakat. Kegiatan ini mendapat perhatian dan respons dari masyarakat yang membutuhkan LPG untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Setelah pelaksanaan Operasi Pasar, Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui Tim Koordinasi dan Pengawasan Pendistribusian LPG Tabung 3 Kg bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk personel Polres Nias, melanjutkan kegiatan dengan melakukan Sidak ke sejumlah usaha laundry di wilayah Kota Gunungsitoli.

Sidak dilakukan sebagai bagian dari upaya pengawasan untuk memastikan LPG tabung 3 kilogram bersubsidi benar-benar digunakan oleh kelompok masyarakat yang berhak menerima subsidi dan tidak dimanfaatkan untuk kegiatan usaha yang tidak sesuai dengan ketentuan peruntukannya.

Pemeriksaan dilakukan pada sejumlah usaha laundry, yakni Naraya Laundry, Raja Laundry, Queen Laundry Coin Express, Ratu Laundry, dan Coin Laundry.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, tim menemukan penyalahgunaan LPG tabung 3 kilogram pada sejumlah usaha laundry diantaranya Raja Laundry ditemukan sebanyak 17 tabung LPG 3 kilogram, di Queen Laundry Coin Express sebanyak 16 tabung, dan di Ratu Laundry sebanyak 3 tabung. Dengan demikian, sebanyak 36 tabung LPG 3 kilogram diamankan dalam kegiatan pengawasan tersebut.

Tabung LPG yang ditemukan kemudian diamankan oleh Satpol PP Kota Gunungsitoli dan selanjutnya dibawa ke Polres Nias untuk penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku. Pemerintah Kota Gunungsitoli juga akan menindaklanjuti hasil pengawasan tersebut sesuai kewenangan yang dimiliki, termasuk melakukan evaluasi terhadap aspek perizinan usaha apabila ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Gunungsitoli dalam menjaga agar LPG tabung 3 kilogram yang merupakan barang bersubsidi dapat tersedia dan dimanfaatkan oleh masyarakat yang berhak. Pengawasan terhadap pendistribusian dan penggunaan LPG bersubsidi akan terus dilakukan guna mencegah penyalahgunaan yang dapat berdampak pada ketersediaan LPG di tengah masyarakat.

Pemerintah Kota Gunungsitoli menghimbau masyarakat dan pelaku usaha untuk menggunakan LPG sesuai dengan peruntukan dan ketentuan yang berlaku. Dukungan serta kesadaran semua pihak diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan LPG bersubsidi agar distribusinya tepat sasaran dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.(id60)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement