Pemko Lhokseumawe dan Satgas PRR Tinjau Revitalisasi serta Pembangunan Infrastruktur Pascabencana


LHOKSEUMAWE (Waspada.id): Pemerintah Kota Lhokseumawe bersama Tim Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) melaksanakan monitoring dan evaluasi kegiatan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Kota Lhokseumawe, Selasa (1/9).
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Laksma TNI Nouldy J. Tangka, S.A.P., M.Tr.Opsla., CHRMP; Kombespol Suwinto, S.H., S.I.K.; Dr. Muhammad Tiggy Rhezandy, S.Sos., M.M. (Kementan); Alfiana Nur Az Zahra, S.Hub.Int. (Kemendikdasmen); Agung Dwi H, S.T., M.S.F., CEH, CHFI, CSCU, CPRM, CPGRC. (Tenaga Ahli Satgas PRR); serta Tengku Syifa Azzhara, A.Md. (BNPB).

Kegiatan diawali dengan rapat koordinasi di Ruang Aula Kantor Wali Kota Lhokseumawe, membahas perkembangan pelaksanaan program rehabilitasi dan rekonstruksi, khususnya penanganan infrastruktur serta sejumlah lokasi yang membutuhkan tindak lanjut pascabencana.
Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., menegaskan monitoring lapangan penting dilakukan agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat.
“Pemko Lhokseumawe telah melakukan revitalisasi waduk, normalisasi saluran irigasi untuk pemulihan pascabencana. Kami mengapresiasi Satgas PRR dalam evaluasi dan monitoring ini agar proses pemulihan berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Usai rapat, tim Satgas PRR bersama Forkopimda Kota Lhokseumawe melanjutkan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi, antara lain Waduk Pusong di Kecamatan Banda Sakti, kawasan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) di Gampong Padang Sakti, Kecamatan Muara Satu, area lahan tambak dan pertanian di Ujong Pacu, serta kawasan Cot Trieng untuk melihat kondisi saluran irigasi tersier dan kebutuhan normalisasi saluran.
Hasil tinjauan lapangan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut bersama untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi di sejumlah sektor terdampak. Pemko Lhokseumawe dan Satgas PRR terus memperkuat koordinasi antar-pemerintah pusat, daerah, dan perangkat teknis guna memastikan pemulihan berjalan tepat, terukur, dan berkelanjutan. (Id72)












Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda