Breaking News
Memuat breaking news...

Pemprovsu Targetkan Vaksinasi 15.000 Hewan Pembawa Rabies

Redaksi
Redaksi
Minggu, 20 September 2026 - 12.55 PM WIB
Pemprovsu Targetkan Vaksinasi 15.000 Hewan Pembawa Rabies
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumut Fariz Haholongan Hutagalung. Waspada.id/ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.Id): Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) akan menggelar kegiatan Bulan Bakti Peternakan dan World Rabies Day (WRD) pada 26 - 27 September 2026. Salah satu agenda utamanya adalah vaksinasi rabies secara serentak terhadap Hewan Pembawa Rabies (HPR). Ditargetkan, 15.000 ekor HPR dari seluruh kabupaten/kota akan mendapatkan vaksinasi.

Pernyataan itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumut Fariz Haholongan Hutagalung (foto), Sabtu (29/9). Dia bilang, Bulan Bakti Peternakan dan World Rabies Day (WRD) akan dilaksanakan di Lapangan Astaka, Medan Sport Center.

Fariz Haholongan menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat kolaborasi dalam pengendalian rabies, sekaligus meningkatkan untuk kepedulian masyarakat terhadap kesehatan hewan.

Dikatakan Fariz, Pemorovsu ingin menunjukkan kepedulian terhadap tingginya kasus rabies di Sumut, melalui penguatan vaksinasi hewan. "Kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat kolaborasi untuk mewujudkan Peternakan Maju, Sumut Bebas Rabies, sejalan dengan arah pembangunan Bapak Gubernur Sumatera Utara," ujarnya.

Dengan begitu, kata Fariz, melalui kegiatan tersebut, menjadi bagian dari upaya Pemprovsu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan hewan. Selain itu juga untuk memperkuat pengendalian rabies, sekaligus mendorong kemajuan sektor peternakan di Sumut.

Selain meningkatkan cakupan vaksinasi, menutut Fariz, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk mencatatkan rekor MURI vaksinasi rabies terbanyak di tingkat provinsi. Yakni, sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan masyarakat dari ancaman penyakit zoonosis.

"Dalam kegiatan ini, ditargetkan sebanyak 15.000 ekor Hewan Pembawa Rabies (HPR), seperti anjing, kucing dan kera yang akan dilaksanakan di seluruh kabupaten kota di Sumatera Utara. Kegiatan ini juga diarahkan untuk mencatatkan rekor MURI vaksinasi rabies terbanyak di tingkat provinsi," ucap Fariz.

Menurut Fariz, rabies merupakan penyakit zoonosis yang dapat menular dari hewan kepada manusia dan berakibat fatal. Karena itu, peningkatan cakupan vaksinasi HPR, pengawasan populasi hewan, edukasi masyarakat, serta penanganan kasus gigitan hewan penular rabies menjadi bagian penting dalam upaya pengendalian rabies di Sumut.

Sementara itu, Ketua Panitia Bulan Bakti Peternakan dan World Rabies Day (WRD) Tahun 2026 yang juga Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Sumut, Chalikul Bahri, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan dapat diikuti masyarakat secara gratis.

"Kegiatan ini terbuka untuk masyarakat umum. Bukan hanya vaksinasi rabies masyarakat juga dapat mengikuti berbagai kegiatan, di antaranya pelayanan kesehatan hewan, vaksinasi rabies, pengobatan dan pemeriksaan hewan, kastrasi kucing, edukasi kesehatan hewan dan zoonosis, serta berbagai kegiatan edukatif lainnya," ucapnya.

Chalikul mengatakan, rangkaian kegiatan juga akan dimeriahkan dengan kontes ternak dan hewan kesayangan, lomba mewarnai, bazar UMKM, Gerakan Pangan Murah, serta promosi berbagai produk dan potensi peternakan di Sumut.

"Puncak acara pada hari minggu kita akan melaksanakan funwalk, Makan Telur Bersama dan pembagian 60.000 butir telur secara gratis. Seluruh Masyarakat dihimbau untuk hadir dan berpartisipasi. Kegiatan ini akan menjadi ruang kolaborasi seluruh pihak dan masyarakat utk sumatera utara," kata Chalikul.

Chalikul berharap, kegiatan tersebut dapat memberikan dampak nyata bagi kesehatan masyarakat dan kesejahteraan hewan di Sumatera Utara. "Kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa pengendalian rabies merupakan tanggung jawab kita semua " katanya.(id142)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement