Pemprovsu Terus Dorong Pengembangan Kawasan Peternakan

MEDAN (Waspada.Id): Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) mengaku akan terus mendorong pengembangan kawasan peternakan. Menurut Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distanpang) Sumut Fariz Haholongan Hutagalung, hal itu dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.
Fariz Haholongan Hutagalung, mengatakan itu kepada wartawan, Sabtu (3/10). Dikatakannya, salah satu upaya yang dilakukan Pemprovsu adalah pembentukan kawasan Proyek Strategis Daerah (PSD) Pengembangan Kawasan Peternakan Unggulan Komoditas Sapi Potong, di Nagori Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun.
Dikatakan Fariz, untuk menunjukkan keseriusan Pemprovsu, dia melakukan kunjungan ke kawasan PSD Pengembangan Kawasan Peternakan Unggulan Komoditas Sapi Potong, di Nagori Karang Anyar, Kamis (1/10). Dia bilang, kunjungan tersebut dilakukan untuk memonitor langsung perkembangan program pengembangan kawasan peternakan yang dikelola Koperasi Produsen Anyar Lestari.
Dijelaskan Fariz, kawasan tersebut saat ini memiliki 74 anggota koperasi dengan populasi sekitar 60 ekor sapi potong. Dengan luas lahan sekitar 12.291 meter persegi, lokasi itu diproyeksikan menjadi kawasan peternakan terpadu yang dilengkapi kandang kelompok, gudang pakan, fasilitas penunjang, serta area hijauan pakan ternak.
Menurut Fariz, dalam monitoring yang dilakukannya, diketahui program itu telah memasuki tahap proses tender pekerjaan konstruksi. Sementara perencanaan teknis pembangunan telah rampung disusun.
Selain pembangunan fisik, kata Fariz, penguatan kelembagaan koperasi dan penyelesaian legalitas usaha juga terus dilakukan. Agar pengelolaan kawasan dapat berjalan secara profesional dan berkelanjutan.
Pengembangan kawasan peternakan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan populasi dan produktivitas sapi potong, tetapi juga memperkuat kelembagaan ekonomi peternak di tingkat kawasan.
Program tersebut sekaligus membuka peluang usaha baru dan mendorong peningkatan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat yang terlibat dalam usaha peternakan.
Distanpang Sumut menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pengembangan sektor peternakan yang produktif, modern, terintegrasi, dan berkelanjutan. Pengembangan kawasan sapi potong di Simalungun menjadi salah satu bagian dari upaya memperkuat basis produksi peternakan sekaligus mendukung ketahanan pangan Sumut. (id143)

















Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda