Breaking News
Memuat breaking news...

Pemuda Abdya Tewas Diduga Dianiaya, Polisi Buru Dua Terduga Pelaku

Redaksi
Redaksi
Senin, 26 Oktober 2026 - 2.07 PM WIB
Pemuda Abdya Tewas Diduga Dianiaya, Polisi Buru Dua Terduga Pelaku
Kapolres Abdya AKBP Ade Gita Rachmadi B, S.H., S.I.K., M.H., Senin (26/10). Waspada.id/Syafrizal
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

BLANGPIDIE (Waspada.id): Raimi (26), pemuda Dusun Simpang, Desa Cot Seumantok, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penganiayaan berat di sebuah warung yang dikenal sebagai lapak, Minggu (25/10) subuh. Polisi kini memburu dua pria bersaudara yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

Korban yang masih lajang itu mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Umum Teungku Peukan (RSUTP) Abdya, Minggu siang, setelah sempat mendapatkan penanganan medis dalam kondisi kritis.

Berdasarkan keterangan sejumlah warga, peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Korban diduga dipukul menggunakan sepotong balok yang mengenai bagian tengkuk hingga terjatuh dan tidak berdaya.

Dua pria bersaudara berinisial Hen (26) dan El (24) disebut-sebut sebagai terduga pelaku. Keduanya dilaporkan telah meninggalkan lokasi dan kini tengah dicari aparat kepolisian.

Setelah kejadian, Raimi dilarikan ke RSUTP Abdya untuk mendapatkan pertolongan medis. Kondisinya dilaporkan sangat kritis, dengan darah keluar dari telinga, hidung, dan mulut.

Korban sempat direncanakan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh. Namun, nyawanya tidak tertolong sebelum proses rujukan terlaksana. Jenazah korban kemudian dimakamkan pada Minggu menjelang magrib.

Seorang warga Cot Seumantok yang menghubungi wartawan melalui telepon seluler mengatakan, kematian Raimi telah mengguncang masyarakat setempat. Warga berharap aparat kepolisian segera mengungkap perkara tersebut dan menangkap pihak yang bertanggung jawab.

"Kami berharap polisi segera menangkap pelaku agar persoalan ini terang dan keluarga korban mendapatkan keadilan," ujar warga tersebut.

Menurut warga itu, kasus tersebut telah dilaporkan kepada Polres Abdya. Masyarakat juga meminta pihak-pihak yang diduga terlibat agar kooperatif dan menyerahkan diri untuk menjalani proses hukum.

Kapolres Abdya AKBP Ade Gita Rachmadi B, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim Iptu Maiyudi, S.Sos., S.H., Senin (26/10), membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait peristiwa tersebut.

Maiyudi mengatakan, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi dan mengantongi identitas orang yang diduga terlibat. Saat ini, polisi masih melakukan upaya pencarian untuk mengetahui

keberadaan mereka.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih memburu dua pria yang disebut-sebut sebagai terduga pelaku. (id82)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement