Breaking News
Memuat breaking news...

Penantian 24 Tahun Berbuah Manis: Kafilah Aceh Peringkat 4 MTQ Nasional 2026

Redaksi
Redaksi
Minggu, 20 September 2026 - 12.27 AM WIB
Penantian 24 Tahun Berbuah Manis: Kafilah Aceh Peringkat 4 MTQ Nasional 2026
Kepala DSI Aceh, yang juga ketua kafilah, Waled Dr. Misran Fuadi dan Sekretaris LPTQ Aceh, Tgk. Jamal foto bersama dengan tim usai pengumuman Aceh berhasil capai peringat 4 dari 38 provinsi pada MTQ Nasional XXXI Semarang.Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

Perhelatan akbar Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Nasional 2026 di Jawa Tengah resmi ditutup oleh Menteri Agama pada Sabtu malam, 19 September 2026. Di balik kemegahan panggung penutupan di Kota Semarang, terselip kisah haru dan kebanggaan luar biasa bagi masyarakat Serambi Mekkah.

Kafilah Aceh sukses mengukir prestasi gemilang dengan menempati posisi ke-4 dari 38 provinsi di Indonesia. Capaian ini bukan sekadar angka, melainkan sebuah akhir dari penantian panjang selama 24 tahun untuk kembali ke jajaran elite nasional.

Memecah Kebuntuan Dua Dekade

Sejak tahun 2003 pada MTQ Nasional di Palangkaraya, Aceh selalu kesulitan menembus papan atas dan terus terlempar dari posisi 10 besar. Namun, tahun 2026 menjadi titik balik yang bersejarah. Target awal yang dipatok hanya masuk 10 besar secara mengejutkan melesat jauh hingga ke peringkat empat nasional.

"Prestasi ini adalah murni keberhasilan pemerintahan Aceh, dan keberhasilan kita semua. Ini kemenangan para pelatih, peserta, serta kemenangan seluruh masyarakat Aceh," ujar Ketua Kafilah Aceh sekaligus Kadis Syariat Islam, Dr. Misran.

Buah Kerja Keras Kolektif

Keberhasilan luar biasa ini tidak datang begitu saja. Hasil memuaskan ini merupakan buah dari kerja kolektif dan sinergi yang solid antara Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Aceh dengan Pemerintah Aceh.

Sekretaris LPTQ Aceh, Tgk. Jamal, yang mewakili Ketua LPTQ Aceh Dr. Rajalul Akbar, mengungkapkan rasa syukurnya atas kerja ekstra yang telah dilakukan semua pihak. Kendati demikian, ia mengingatkan agar momentum ini tidak membuat kafilah Aceh lengah.

"Prestasi ini merupakan sebuah langkah awal kebangkitan Aceh di tingkat nasional. Namun demikian, kita tidak boleh jumawa. Kita harus tetap bergerak karena ada MTQ Nasional di DKI Jakarta tahun 2027 nanti," tegas Tgk. Jamal.

Apresiasi dari Pemerintah Daerah

Apresiasi mendalam juga datang dari Pemerintah Aceh. Melalui Wakil Gubernur, pemerintah menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh anggota kafilah, dinas terkait, serta jajaran pengurus LPTQ Aceh yang telah menjaga soliditas selama kompetisi berlangsung.

Berkat kerja keras dan dukungan doa dari seluruh masyarakat, Aceh kini kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu kiblat pencetak generasi Qur'ani di tanah air. WASPADA.id

Maimun Asnawi, S.HI., M.Kom.I

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement