Penasaran, Siswa MTS Negeri Dolok Masihul Datangi Dapur MBGPenasaran, Siswa MTS Negeri Dolok Masihul Datangi Dapur MBG

SERGAI (Waspada.id): Rasa penasaran puluhan siswa Madrasah Tsanawiyah (MTS) Negeri Dolok Masihul akhirnya terjawab. Bersama para guru, mereka mengunjungi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dolok Manampang, Rabu (22/7/2026), untuk melihat langsung proses Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang setiap hari mereka terima disiapkan.
Setibanya di lokasi, rombongan disambut Kepala SPPG Dolok Manampang M. Hendri Sugara Sinaga bersama tim. Para siswa kemudian diajak berkeliling. Dari balik kaca ruang produksi, mereka memperhatikan relawan yang sibuk mengaduk masakan, menata lauk ke dalam ompreng, hingga mempersiapkan paket makanan yang tak lama lagi dikirim ke sekolah-sekolah.
Sesekali terdengar celetukan para pelajar saat melihat penanak nasi berkapasitas besar. Beberapa di antaranya maju mendekat untuk bertanya bagaimana alat tersebut mampu memasak puluhan kilogram beras dalam sekali proses.
"Saya baru pertama kali melihat wadah memasak nasi seperti ini. Sungguh canggih dan sangat bersih sekali," ujar Zulikar Wafi Amar, siswa kelas IX.

Didampingi Kepala MTS Negeri Dolok Masihul, Nurleli MPd, siswa siswi MTS Negeri Dolok Masihul melihat langsung proses memasak yang sangat bersih, rapi di SPPG Dolok Manampang, Rabu ( 22/7).Waspada.id/Bambang
Kepala MTS Negeri Dolok Masihul, Nurleli MPd, mengatakan kunjungan itu memberi pengalaman baru bagi para siswa karena mereka bisa menyaksikan sendiri tempat makanan diolah sebelum dibagikan. "Setelah kami datang kemari, kami melihat proses memasak yang sangat bersih, rapi. Sampai ruangan pendingin juga kami lihat. SPPG Dolok Manampang luar dan dalam sangat bersih sekali," katanya.
Sementara itu, Kepala SPPG Dolok Manampang M. Hendri Sugara Sinaga menjelaskan, menu yang dimasak hari itu terdiri dari nasi putih, dendeng daging, tahu crispy, sayur pakcoy bawang putih, dan pisang. Seluruhnya disiapkan untuk 3.200 penerima manfaat.
"Hari ini menu kami nasi putih, dendeng daging, tahu crispy, sayur pakcoy bawang putih dan buah pisang untuk disalurkan kepada 3.200 penerima manfaat," ucap Hendri.

Ia menambahkan, SPPG terbuka menerima kunjungan dari sekolah yang ingin mengetahui proses penyediaan MBG. Menurutnya, kebersihan dapur selalu menjadi prioritas agar makanan yang dibagikan tetap aman dan layak dikonsumsi.
Usai berkeliling, para siswa dan guru menikmati menu yang sama bersama relawan sebelum kembali ke sekolah. Beberapa siswa masih tampak membicarakan peralatan memasak berukuran besar yang baru pertama kali mereka lihat, sementara relawan kembali melanjutkan pekerjaan menyiapkan distribusi makanan berikutnya. (bs)






























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda