Pendorongan Jamaah Haji ke Madinah Rampung, Pemulangan ke Tanah Air Terus Berjalan


JAKARTA (Waspada.id): Proses pemulangan jamaah haji Indonesia terus berlangsung. Hingga saat ini, sebanyak 367 kloter telah tiba di berbagai debarkasi di Indonesia dengan membawa 142.053 jamaah dan 1.468 petugas. Dengan demikian, total jamaah dan petugas yang telah kembali ke Tanah Air mencapai 143.521 orang. Sementara itu, jumlah jamaah haji khusus yang telah kembali ke Indonesia tercatat sebanyak 15.802 orang, terdiri atas 15.066 jamaah dan 736 petugas
Di sisi lain, proses pendorongan jamaah haji Indonesia dari Makkah menuju Madinah dijadwalkan tuntas pada Senin (22/6/2026). Dengan berakhirnya tahapan tersebut, seluruh layanan operasional penyelenggaraan ibadah haji Indonesia kini difokuskan di Madinah hingga proses pemulangan jamaah selesai.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, Ichsan Marsha, mengatakan hingga Senin sebanyak 257 kelompok terbang (kloter) yang terdiri atas 97.477 jamaah dan 1.028 petugas telah diberangkatkan dari Makkah ke Madinah.
“Alhamdulillah, pendorongan terakhir jamaah dari Makkah menuju Madinah dijadwalkan selesai hari ini. Selanjutnya, layanan operasional akan sepenuhnya terfokus di Madinah hingga seluruh jemaah kembali ke Indonesia,” kata Ichsan di Jakarta, Selasa (23/6/2026).
Seiring berakhirnya layanan di Makkah, petugas Daerah Kerja Makkah yang telah menyelesaikan tugas pelayanan juga dijadwalkan kembali ke Indonesia pada Senin malam.
Di sisi lain, proses pemulangan jamaah haji terus berlangsung. Hingga saat ini, sebanyak 367 kloter telah tiba di berbagai debarkasi di Indonesia dengan membawa 142.053 jamaah dan 1.468 petugas. Dengan demikian, total jamaah dan petugas yang telah kembali ke Tanah Air mencapai 143.521 orang.
Sementara itu, jumlah jamaah haji khusus yang telah kembali ke Indonesia tercatat sebanyak 15.802 orang, terdiri atas 15.066 jamaah dan 736 petugas.
Ichsan mengimbau jamaah yang masih berada di Madinah untuk tetap menjaga kondisi kesehatan, menghindari aktivitas berlebihan, mencukupi kebutuhan cairan, serta segera menghubungi petugas apabila memerlukan bantuan.
Ia juga mengingatkan jamaah agar selalu membawa kartu identitas, mengenali lokasi hotel, dan tidak bepergian seorang diri, terutama bagi jamaah lanjut usia, penyandang disabilitas, serta jamaah berisiko tinggi.
Menurut Ichsan, hingga kini petugas haji telah membantu penerbitan 165.486 tasreh Raudhah, yang terdiri atas 54.506 tasreh pada fase kedatangan dan 110.980 tasreh pada fase pemulangan.
Menjelang kepulangan ke Indonesia, jamaah diminta memastikan paspor, boarding pass, dan dokumen perjalanan tersimpan dengan aman. Jamaah juga diingatkan tidak membawa air zamzam di dalam koper bagasi maupun tas kabin karena akan dibagikan secara resmi di debarkasi.
“Kami berharap nilai kesabaran, kedisiplinan, kepedulian, dan keikhlasan yang ditempa selama berhaji terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Kemabruran harus hadir melalui akhlak yang lebih baik dan manfaat yang semakin luas,” ujar Ichsan.(id11)












Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda