Breaking News
Memuat breaking news...

Pengukuhan Pengurus Yayasan As Silmi Dirangkai Kuliah Umum

Redaksi
Redaksi
Selasa, 13 Oktober 2026 - 12.19 PM WIB
Pengukuhan Pengurus Yayasan As Silmi Dirangkai Kuliah Umum
WALI Kota Subulussalam, Haji Rasyid Bancin didampingi Ketua Yayasan Periode lalu, H. Ismail K (tiga kiri) menyerahkan SK Ketua Yayasan Periode 2026-2031, Ilyas, MA. (Waspada.id/Ist)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

SUBULUSSALAM (Waspada.id): Pengukuhan Pengurus Yayasan Pendidikan As Silmi Subulussalam Periode 2026-2031 dirangkai kuliah umum Wali Kota Subulussalam, Haji Rasyid Bancin, 'Dari Gagasan Menjadi Gerakan: Membangun Subulussalam dengan SDM Unggul' di Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hamzah Fansuri (STIT Hafas) Subulussalam, Senin (12/10).

Kepada pengurus Haji Rasyid tegaskan, pengukuhan menyusul pergantian pengurus bukan sekadar estafet jabatan, tetapi momentum memperkuat fondasi kelembagaan, membawa STIT Hafas menuju masa depan lebih maju, berkualitas dan berdaya saing.

Selaku Ketua Pembina Yayasan, Rasyid ajak hadirin mengenang dan mendoakan para pendiri yayasan dan STIT Hafas, peletak fondasi pengembangan pendidikan di kota ini, H. Merah Sakti Kombih (alm), mantan wali kota dan H. Damhuri (alm), mantan Sekda, unsur Pendiri STIT Hafas.

Ditegaskan, amanah pendidikan ini harus dilanjutkan, dan pergantian pengurus dinamika organisasi. Jalankan amanah pengabdian secara adil, jujur, transparan dan penuh tanggung jawab, sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Yayasan.

“Estafet kepengurusan menjadi bagian penting dalam melanjutkan pengabdian di bidang pendidikan secara tertib dan tulus. Pendidikan bukan sekadar pekerjaan satu masa, tetapi proses berkelanjutan, melibatkan peran tenaga pendidik, tanggung jawab pengurus serta kepercayaan masyarakat yang harus terus dijaga,” tegas Rasyid.

Ke depan, kata Rasyid, tantangan bukan sebatas memastikan roda organisasi berjalan, tetapi penting mendorong STIT Hafas maju dan berkembang menjadi kampus yang tertata dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan tinggi.

Pengelolaan yayasan juga harus profesional, memperkuat kerja sama, meningkatkan kualitas tata kelola dan komitmen bersama mengembangkan kampus. Lalu, kepercayaan masyarakat menjadi modal penting yang harus dijaga melalui kinerja nyata dan tanggung jawab unsur yayasan.

Seiring perjalanan dunia pendidikan terus berubah, lembaga pendidikan harus mampu beradaptasi tanpa meninggalkan tujuan utamanya, yakni membentuk manusia berilmu, berkarakter, berintegritas dan memiliki kepedulian sosial.

Sesuai visi pembangunan nasional Presiden, Prabowo melalui Asta Cita, Haji Rasyid sebut kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu penentu kemajuan bangsa. Dalam konteks daerah, kampus memiliki peran strategis melahirkan generasi terdidik, dapat berkontribusi bagi pembangunan kota ini.

Dalam ceramah ilmiah di hadapan ratusan mahasiswa dan sejumlah dosen STIT Hafas, Rasyid Bancin tegaskan bahwa pembangunan daerah tidak cukup sekedar mengandalkan gagasan dan program pemerintah, tetapi harus ditopang sumber daya manusia unggul, kompeten dan mampu bersaing di tengah ketatnya kompetisi global.

Perguruan tinggi memiliki peran strategis melahirkan generasi yang tak hanya berbekal gelar akademik, tetapi harus memiliki kapasitas intelektual, keterampilan, karakter dan daya saing untuk menjawab tantangan zaman.

Mahasiswa, tidak boleh berhenti pada pencapaian mendapat ijazah, dan pendidikan harus menjadi jalan untuk membangun kompetensi, memperluas wawasan, mengasah kemampuan serta mempersiapkan diri menghadapi persaingan di dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.

“Jangan pernah merasa cukup karena sudah mendapatkan ijazah. Ijazah penting, tetapi keunggulan seseorang tidak cukup diukur dari selembar kertas. Yang jauh lebih penting adalah kemampuan, kompetensi, integritas dan keberanian untuk bersaing,” tegas Rasyid Bancin.

Disebut persaingan saat ini tidak lagi terbatas pada tingkat lokal, lulusan perguruan tinggi harus mampu menunjukkan kualitas di tingkat regional, nasional bahkan internasional.

Menghadapi kondisi ini, mahasiswa perlu membangun kebiasaan belajar tekun, terus tingkatkan kapasitas diri dan tidak takut menghadapi kompetisi.

Rasyid Bancin berharap, STIT Hafas terus berkembang, berperan lebih besar dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan melahirkan sumber daya manusia unggul dari Kota Subulussalam.

Susunan Pengurus Yayasan As Silmi Subulussalam terdiri dari Pengurus Harian, Ketua Ilyas, S.Ag, MA. Sekretaris H. Khalidin Umar Barat, S.PdI, MAP, Wakil Sekretaris Mulyadi Kombih, SE, Bendahara Hj. Endang Mariani, SH dan Wakil Bendahara, Dia Rahmiaty, ST.

Dewan Pengawas, Ketua Drs. H. Salmaza, MAP, anggota H. Rusdy Hasan, SIP, MM dan Drs. H. M. Ya'kub KS, MM.

Dewan Pembina, Haji Rasyid Bancin secara ex officio Wali Kota serta Wakil Ketua, H. Mukmin Pardosi, SE dan H. Zakirun, S.Ag, M.Ag.

Hadir di sana, Sekda Asrul Asani, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Abdul Rahman Maha, S.PdI, sejumlah pengurus periode sebelumnya, Ketua STIT Hafas, Dr. Safnial, SE, MM, jajaran senat, dosen dan mahasiswa. (id130)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement