Breaking News
Memuat breaking news...

Pengumuman Hasil SMMPTN-Barat 2026 Digelar 30 Juni, Panitia Imbau Waspada Hoaks

Redaksi
Redaksi
Senin, 29 Juni 2026 - 12.44 PM WIB
Pengumuman Hasil SMMPTN-Barat 2026 Digelar 30 Juni, Panitia Imbau Waspada Hoaks
Proses penetapan kelulusan SMMPTN Barat 2026. (wsp/ist)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada.id): Ketua Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri (BKS-PTN) Wilayah Barat, Prof. Salampak Dohong, mengajak seluruh peserta Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (SMMPTN-Barat) 2026 untuk menanti hasil seleksi dengan tenang dan mengakses informasi hanya melalui kanal resmi. Hasil seleksi akan diumumkan pada Selasa, 30 Juni 2026 pukul 16.00 WIB melalui laman resmi https://smmptnbarat.id serta laman mirror yang disediakan oleh masing-masing perguruan tinggi peserta.

"Hasil seleksi SMMPTN-Barat merupakan hasil akhir yang ditetapkan melalui proses seleksi yang transparan, objektif, akuntabel, dan berkeadilan. Kami mengimbau seluruh peserta untuk mengakses pengumuman hanya melalui laman resmi SMMPTN-Barat maupun laman mirror perguruan tinggi peserta serta tidak mudah percaya pada informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan," ujar Salampak, Senin (29/6/2026).

SMMPTN-Barat 2026 merupakan seleksi masuk perguruan tinggi negeri yang diselenggarakan secara bersama oleh 27 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) anggota Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri (BKS-PTN) Wilayah Barat. Seleksi dilaksanakan melalui Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang berlangsung serentak pada 17–24 Juni 2026.

"Melalui seleksi bersama ini diharapkan terjaring calon mahasiswa terbaik yang siap berkontribusi bagi pembangunan bangsa dan kemajuan ilmu pengetahuan,"imbuh Salampak.

Ketua SMMPTN-Barat 2026, Prof. Ibrahim, menjelaskan bahwa seluruh tahapan seleksi telah berlangsung dengan lancar, tertib, serta menjunjung tinggi prinsip transparansi, objektivitas, akuntabilitas, dan keadilan.

"Berdasarkan data akhir pendaftaran, SMMPTN-Barat 2026 diikuti oleh 30.525 pendaftar dari berbagai daerah di Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 30.315 peserta telah menyelesaikan proses pendaftaran secara permanen dan berhak mengikuti tahapan seleksi sesuai ketentuan yang berlaku," kata Ibrahim.

Menurutnya, tingginya animo masyarakat menunjukkan besarnya kepercayaan terhadap SMMPTN-Barat sebagai salah satu jalur seleksi masuk perguruan tinggi negeri di Indonesia. Selain memperluas kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi, mekanisme seleksi bersama ini juga memberikan kemudahan bagi peserta karena dapat memilih hingga dua program studi pada satu atau dua perguruan tinggi yang berbeda.

Berdasarkan rekapitulasi pendaftaran, sejumlah PTN dengan jumlah peserta lokasi UTBK terbanyak adalah Universitas Riau, Universitas Jambi, Universitas Syiah Kuala, Universitas Bengkulu, Universitas Lampung, Universitas Tanjungpura, Universitas Palangka Raya, Universitas Singaperbangsa Karawang, Universitas Siliwangi, dan Universitas Sumatera Utara.

Tingginya jumlah peserta di berbagai lokasi ujian menunjukkan semakin luasnya jangkauan penyelenggaraan SMMPTN-Barat sekaligus mencerminkan pemerataan akses pendidikan tinggi di wilayah Indonesia bagian barat.

Seluruh peserta diimbau untuk menyiapkan nomor peserta dan data identitas yang digunakan saat pendaftaran ketika mengakses hasil seleksi. Bagi peserta yang dinyatakan lulus, informasi mengenai registrasi ulang, verifikasi dokumen, penetapan Uang Kuliah Tunggal (UKT), serta tahapan administrasi lainnya akan diumumkan oleh masing-masing perguruan tinggi penerima.

Karena itu, peserta diminta untuk secara aktif memantau laman resmi PTN tujuan setelah pengumuman hasil seleksi.

Panitia juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai berbagai informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, termasuk pihak-pihak yang mengatasnamakan panitia dan menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. Hasil seleksi yang diumumkan melalui sistem resmi merupakan keputusan final yang ditetapkan berdasarkan mekanisme seleksi yang berlaku.(id11)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement