Pengunjung Asal Selangor Malaysia Kagumi Wisata Kuliner Pasar Kamu


PANTAI LABU (Waspada.id): Wisata kuliner Pasar Kamu di Desa Denai Lama, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang, menarik perhatian wisatawan mancanegara. Salah satunya Miza ,47, wisatawan asal Selangor, Malaysia, yang berkunjung bersama suami dan keluarganya dari Medan, Minggu (18/10/26).
Miza mengaku baru pertama kali mengunjungi Pasar Kamu. Ia datang ke destinasi wisata kuliner tersebut atas ajakan seorang temannya yang tinggal di Medan.
Menurut Miza, Pasar Kamu memiliki keunikan tersendiri, mulai dari dekorasi kios bernuansa pedesaan, beragam pilihan makanan, hingga suasana lingkungan yang teduh.
“Setelah saya lihat, tempat wisata kuliner ini sangat unik. Dekorasi kios tempat dagangnya sangat pedesaan. Menu makanannya enak dan bermacam-macam ada di sini,” kata Miza dengan logat khas Malaysia.
Ia juga mengaku tertarik dengan sistem transaksi yang diterapkan di Pasar Kamu. Pengunjung tidak menggunakan uang secara langsung untuk membeli makanan, melainkan menukarkannya terlebih dahulu dengan koin khusus yang digunakan sebagai alat pembayaran di kawasan tersebut.
Menurutnya, konsep tersebut menghadirkan pengalaman berbeda, sekaligus membangkitkan kenangan suasana masa lalu.
“Tempat pun sangat teduh, jadi mengingatkan kita ke masa lalu karena membeli makanan di sini tidak pakai uang, harus ditukar dulu dengan koin. Intinya, tempat ini sangat cocok dikunjungi,” paparnya.
Meski mengagumi konsep dan suasana Pasar Kamu, Miza menyampaikan saran kepada pengelola agar menambah fasilitas tempat duduk berupa kursi atau bangku bagi pengunjung lanjut usia.
Ia menilai, destinasi wisata kuliner tersebut tidak hanya dikunjungi kalangan muda, tetapi juga orang tua yang mungkin memiliki keterbatasan fisik, terutama mereka yang mengalami masalah pada kaki sehingga kesulitan duduk di atas tikar.
DijelaskanMiza, penambahan kursi dan bangku akan membuat pengunjung lanjut usia lebih aman dan nyaman saat menikmati makanan, khususnya ketika sarapan pagi.
“Tempat wisata ini bukan saja didatangi orang muda, tetapi juga orang tua. Kadang-kadang orang tua ada masalah sakit di kaki, jadi mereka tidak bisa duduk di tikar. Maunya pengelola menyediakan lebih banyak kursi atau bangku agar orang tua yang berkunjung merasa aman dan nyaman saat sarapan pagi,” tuturnya.
Miza berharap, Pasar Kamu terus mempertahankan keunikan konsep tradisionalnya sekaligus meningkatkan fasilitas pendukung agar dapat memberikan kenyamanan bagi seluruh kalangan pengunjung.(id.28/Idris Lubis)
Berita Terkait
































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda