Pengurus PCNU Tapsel 2026-2031 DikukuhkanPengurus PCNU Tapsel 2026-2031 Dikukuhkan

SIPIROK (Waspada.id): Bupati Tapanuli Selatan, H. Gus Irawan Pasaribu mengukuhkan pengurus Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) masa jabatan 2026-2031 dalam kegiatan yang dirangkai dengan Maulid Nabi 1448H di Gedung Serbaguna pusat perkantoran pemerintah daerah di Sipirok, Minggu (23/8/2026).
Pengurus yang dikukuhkan antara lain dewan Tahfidziah ketua Abul Mubin Siregar, sekretaris H.Ilman A.kh Yaruddin Hasibuan, dan bendahara Mancar Marbun M.Pd.
Pengukuhan tersebut dihadiri Wakil Bupati Tapanuli Selatan H. Jafar Syahbuddin Ritonga, Tokoh Pembangunan Sumatera Utara H. Syahrul M. Pasaribu, jajaran pengurus PWNU Sumatera Utara, para sesepuh dan ulama NU, Ketua MUI Tapanuli Selatan, Forkopimda, jajaran pengurus PCNU Tapsel, Muslimat NU, Fatayat NU serta berbagai unsur organisasi kemasyarakatan.

Dalam sambutannya, Bupati Gus Irawan Pasaribu menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus PCNU Tapsel yang baru dikukuhkan. Ia berharap kepengurusan baru dapat mengambil peran aktif dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah, khususnya dalam proses pemulihan dan percepatan pembangunan Tapsel pascabencana.
Menurutnya, kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Tapanuli Selatan diperkirakan mencapai sekitar Rp2,8 triliun. Dari jumlah tersebut, beban yang menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten mencapai lebih dari Rp700 miliar.
Kondisi tersebut, kata Bupati, menjadi tantangan besar yang membutuhkan keterlibatan seluruh komponen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama.
Sementara Ketua Tahfidziah, Abdul Mubin Siregar mengatakan siap untuk bersinergi dengan pemerintah dalam rangka Sinergi Tapsel Bangkit.
PCNU Tapsel bersama para Ulama, Ustazd, Ustazdah dan Dai siap untuk memperkuat edukasi masyarakat dalam menghadapi berbagai penyakit sosial, terutama penyalahgunaan narkoba dan judi online.
Ia menegaskan bahwa PCNU Tapsel sangat mendukung pemerintah daerah dalam mendeklarasikan perang terhadap narkoba, judi online dan berbagai persoalan sosial yang mengancam masyarakat.
“Kita deklarasikan perang di Tapsel. Bukan perang dengan tembak-tembakan, tetapi perang melawan narkoba, judi online dan berbagai penyakit sosial di tengah masyarakat," katanya. (Id45)


























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda