Penutupan KKNT FH UNA, Bupati Batubara Tekankan Pentingnya Kesadaran Hukum dan Generasi Muda Produktif


LIMAPULUH (Waspada.id): Penutupan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Berdampak Fakultas Hukum Universitas Asahan (UNA) digelar di Aula A Kantor Bupati Batubara, Limapuluh, Kamis (3/9).
Kegiatan KKNT Berdampak mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Edukasi Hukum melalui Pembangunan Desa Sadar Hukum” ini dihadiri Bupati Batubara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A.
Bupati menyampaikan rasa senang dan apresiasi atas kehadiran mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Asahan yang telah melaksanakan program KKNT Berdampak di Kabupaten Batubara.
Kehadiran mahasiswa memberikan dampak positif yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya dalam memberikan edukasi dan pembinaan kepada generasi muda.
“Kegiatan ini sangat baik sekali, karena dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya para pemuda-pemudi,” ujarnya.

Selama melaksanakan KKNT Berdampak, para mahasiswa turut melakukan berbagai kegiatan edukasi kepada masyarakat. Salah satunya sosialisasi kepada pemuda-pemudi mengenai penggunaan gadget secara bijak.
Mahasiswa mengajak generasi muda agar tidak terlalu terlena dalam menggunakan gadget sehingga menjadi “kaum rebahan”, melainkan dapat memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang produktif, positif, dan bermanfaat.
Selain itu, mahasiswa memberikan sosialisasi mengenai bahaya narkoba. Edukasi tersebut dinilai penting sebagai upaya meningkatkan kesadaran generasi muda agar menjauhi penyalahgunaan narkotika dan dapat menjadi generasi penerus yang berkualitas.
Bupati Baharuddin juga menekankan latar belakang mahasiswa dari Fakultas Hukum sangat relevan dengan upaya membangun kesadaran hukum di tengah masyarakat.
Dekan Fakultas Hukum Universitas Asahan Prof. Dr. Bahmid menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkab Batubara, khususnya bupati yang telah menerima dan mendukung pelaksanaan kegiatan KKNT Berdampak.
Mahasiswa telah melaksanakan kegiatan KKN selama kurang lebih satu bulan di sejumlah wilayah, yakni Kelurahan Tanjungtiram, Desa Kuala Gunung, Mesjid Lama, Dahari Selebar, Guntung, dan Pahang.
Berharap pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama berada di tengah masyarakat dapat menjadi bekal berharga dalam mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh di bangku perkuliahan.(id39)












Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda