Penyelesaian Pembangunan Jembatan Jalan Provinsi Pantei Dona Agara Masih Mengambang

KUTACANE (Waspada.id): Penyelesaian pembangunan jembatan rangka baja Pantei Dona Semadam Aceh Tenggara, yang berada di ruas jalan provinsi masih mengambang.
Pasalnya, kendati telah memasuki medio September 2026, kemajuan fisik pembangunan jembatan rangka baja Pantei Dona yang menghubungkan Kecamatan Semadam dengan Kecamatan Tanoh Alas, wilayah seberang sungai Alas terbilang lamban.
Padahal, di awal tahun lalu ketika Bupati HM Salim Fakhry bersama rombongan, meninjau pembangunan jembatan rangka baja Pantei Dona tersebut kemajuan fisik pembangunan jembatan telah mencapai 13 persen.
Bahkan, disebut-sebut pembangunan jembatan rangka baja yang saat ini telah masuk dalam ruas jalan Provinsi Simpang Semadam-Salim Pinim-Kedataran itu, akan rampung pada Agustus 2026 ini. Namun sayangnya, sampai memasuki media September masih jauh dari harapan.
"Aneh juga melihat lambannya penyelesaian pembangunan jembatan Pantei Dona ini, dana banyak, bahkan salah satu sumbernya disebut-sebut dari Danantara, tapi penyelesaiaan pembangunannya lamban," ujar Amir, salah seorang warga Kutacane.
Selain jadi urat nadi perekonomian dan jalan vital, jembatan rangka baja ini juga menjadi penghubung bagi warga di beberapa kecamatan, terutama warga Semadam, Bukit Tusam, Tanoh Alas dan warga Kecamatan Lawe Alas maupun warga Kecamatan Babul Rahmah.
Namun, karena pembangunan jembatan rangka baja itu tak kunjung rampung, warga Tanoh Alas dan Babul Rahmah, harus memutar jalan jauh bila ingin bepergian menuju Kecamatan Semadam dan Bukit Tusam.
Sebab itu, warga berharap agar pihak pelaksana pembangunan jembatan rangka baja Pantei Dona tersebut, segera menyelesaikan pembangunan jembatan do ruas jalan provinsi tersebut, agar warga dari beberapa kecamatan bisa lancar dan normall kembali seperti beberapa bulan sebelumnya.
Kadis PUPR Aceh Tenggara, Sadli Desky kepada Waspada. id, Senin (14/9) mengaku tak tahu persis tentang proyek jembatan rangka baja Pantei Dona kecamatan Semadam tersebut. "Berapa total dananya dan kapan selesainya saya sama sekali tak tahu, namun setahu saya PPK nya pak Jaya Juliadi yang juga PPK 3.5 yang mengurus jalan nasional di Agara," ujar Sadli Desky.
Jaya Juliadi yang dipercayakan pemerintah pusat mengurusi proyek pembangunan jembatan rangka baja Pantei Dona yang bersumber dari APBN dan Danantara tersebut, hingga berita ini diturunkan belum berhasil dimintai tanggapannya, karena handphone dan nomor WA Jaya Juliadi tak pernah aktif lagi. (id79/id80)














Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda