Percepat Eliminasi TB, Deliserdang Sasar 100 Ribu Pemeriksaan Melalui Tracing Terintegrasi CKGPercepat Eliminasi TB, Deliserdang Sasar 100 Ribu Pemeriksaan Melalui Tracing Terintegrasi CKG

PERCUT SEITUAN (Waspada.id): Pemkab Deliserdang menargetkan penemuan sedikitnya 100 ribu kasus Tuberkulosis (TBC) sebagai bagian dari upaya mempercepat eliminasi TBC pada 2030.
Bupati Deliserdang, dr H Asri Ludin Tambunan, mengatakan penemuan kasus secara masif menjadi langkah penting agar penderita dapat segera mendapatkan pengobatan hingga tuntas.
“Semakin banyak kasus yang kita temukan, semakin cepat kita tangani, sehingga grafiknya akan turun. Jangan takut kalau ada warga yang ditemukan TBC. Mereka akan kita obati sampai tuntas,” tegasnya di acara Kickoff Tracing TB terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan program 3 juta rumah di Kolam Pancing Pagar Pinang, Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Seituan, Sabtu (1/8/2026), bersama Wakil Bupati Deliserdang, Lom Lom Suwondo SS.
Dijelaskannya, pemerintah pusat telah memberikan dukungan pendanaan untuk penanganan TBC. Kemudian Pemkab Deliserdang juga akan memperkuat sinergi dengan rumah sakit swasta dan klinik, termasuk melibatkan kepala desa di bawah koordinasi camat dengan dukungan Dinas Kesehatan.
Ada 480 lokus yang masing-masing memiliki sasaran sekitar 100 orang atau sekitar 48 ribu sasaran pemeriksaan. Itu menjadi target Pemkab Deliserdang yang ditetqpkan oleh pemerintah pusat. Meski demikian, Bupati mendorong cakupan penemuan hingga 100 ribu orang.
Penanganan TBC, lanjutnya, tidak berhenti pada pemberian obat. Penderita akan mendapatkan pendampingan selama masa pengobatan, termasuk dukungan gizi. Bagi penderita yang kondisi rumahnya tidak layak, pemerintah juga akan mengupayakan intervensi melalui program bedah rumah.

“Ini bagian dari program pemerintah menuju Generasi Emas 2045. Semakin banyak yang terkena TBC dan tidak ditangani, semakin tidak produktif masyarakat kita. Karena itu, target eliminasi TBC pada 2030 harus kita kejar bersama,” papar Asri Ludin.
Dijelaskannya, Deliserdang menjadi kabupaten pertama di Sumatera Utara yang melaksanakan kickoff eliminasi TBC terintegrasi. Pelaksanaan kali ini sekaligus menyandingkan tiga program pemerintah, yaitu Cek Kesehatan Gratis (CKG), eliminasi TBC, dan program tiga juta rumah.
Kecamatan Percut Seituan dipilih sebagai salah satu lokasi pelaksanaan, karena memiliki tingkat kasus TBC yang tinggi, terutama di Desa Sei Rotan. Program ini berlangsung selama tiga bulan, mulai 1 Agustus hingga 31 Oktober 2026, dengan seluruh pemeriksaan TBC diberikan secara gratis, termasuk pemeriksaan menggunakan mobil pelayanan yang dilengkapi fasilitas portable X-ray.
Pemeriksaan juga diarahkan kepada masyarakat yang memiliki kontak erat maupun kontak serumah dengan penderita TBC, sehingga kasus dapat ditemukan lebih awal dan segera ditangani.
“Jangan takut untuk diperiksa dan jangan takut kalau ada warga yang ditemukan TBC. Jangan dikucilkan. Justru harus kita bantu supaya segera mendapatkan pengobatan sampai sembuh. Pemerintah hadir untuk mendampingi, bukan untuk menyalahkan,” jelasnya.
Melalui penguatan kolaborasi lintas sektor, Pemkab Deliserdang mendorong penemuan kasus, pengobatan sampai tuntas, pendampingan gizi, serta perbaikan kondisi tempat tinggal sebagai satu rangkaian penanganan TBC menuju eliminasi pada 2030.(id.28)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda