Breaking News
Memuat breaking news...

Perkuat Daya Saing Maskapai Nasional, Pelita Air Disiapkan Merger Ke Garuda

Redaksi
Redaksi
Senin, 27 Juli 2026 - 8.43 AM WIB
Perkuat Daya Saing Maskapai Nasional, Pelita Air Disiapkan Merger Ke Garuda
Foto ilustrasi
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada.id): Badan Pengelola (BP) BUMN bersama Danantara menyiapkan langkah besar dalam industri penerbangan nasional dengan mengonsolidasikan Pelita Air ke dalam Garuda Indonesia. Melalui strategi ini, Garuda Indonesia akan menjadi perusahaan induk (holding) maskapai BUMN guna memperkuat daya saing dan efisiensi bisnis di tengah ketatnya persaingan industri penerbangan.

“Kelak Garuda Indonesia akan menjadi holding maskapai kita. Pelita Air akan menjadi bagian dari Garuda Indonesia,” ujar Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria dalam keterangan resminya, Sabtu (25/7/2026).

Menurut Dony, penggabungan tersebut diyakini akan memperkuat kapasitas grup maskapai BUMN sehingga mampu bersaing lebih efektif sekaligus memperluas penguasaan pasar penerbangan nasional.

“Dengan konsolidasi ini, perusahaan-perusahaan tersebut akan memiliki kemampuan yang lebih kuat untuk bersaing dan menguasai pasar,” ujar Dony.

Ia menjelaskan, selain memperkuat struktur korporasi, industri penerbangan merupakan sektor yang menuntut pengelolaan sangat presisi karena setiap keputusan operasional berdampak langsung terhadap kinerja perusahaan.

“Industri yang membutuhkan ketelitian, yang harus dikelola day by day, minute by minute, adalah industri penerbangan. Begitu pesawat terbang, kita sudah bisa mengukur untung atau ruginya satu penerbangan. Karena itu, penting melakukan analisis terhadap setiap rute dan konektivitas,” ujar Dony.

Sejalan dengan rencana konsolidasi tersebut, BP BUMN dan Danantara juga mendorong transformasi layanan di seluruh ekosistem Garuda Group. Peningkatan dilakukan mulai dari layanan sebelum penerbangan (pre-flight), selama penerbangan (in-flight), hingga setelah penerbangan (post-flight).

Transformasi itu mencakup integrasi sistem penjualan tiket, peningkatan kualitas lounge, pengalaman penumpang di dalam kabin, standar pelayanan awak pesawat, kualitas katering, penguatan program loyalitas pelanggan, serta pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Melalui konsolidasi bisnis dan peningkatan kualitas layanan di seluruh rantai perjalanan penumpang, Garuda Group diharapkan mampu menjadi maskapai pilihan utama masyarakat Indonesia sekaligus memperkuat posisinya sebagai pemain utama di industri penerbangan regional. (Rep)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement