Breaking News
Memuat breaking news...

Perkuat Ketahanan Pangan, Polbangtan Medan Tanam Padi Gogo

Redaksi
Redaksi
Senin, 27 Juli 2026 - 10.57 AM WIB
Perkuat Ketahanan Pangan, Polbangtan Medan Tanam Padi Gogo
Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan kembali mempertegas komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui penanaman padi gogo di lahan Teaching Factory (TEFA) Polbangtan Medan, Minggu (26/7/2026).
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

* Capai Indeks Pertanam IP 300 di Lahan TEFA

MEDAN (Waspada.id): Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan kembali mempertegas komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui penanaman padi gogo di lahan Teaching Factory (TEFA) Polbangtan Medan, Minggu (26/7/2026).

Penanaman ini menjadi tonggak penting karena berhasil membawa lahan TEFA Polbangtan Medan mencapai Indeks Pertanaman (IP) 300—artinya lahan tersebut kini mampu dipanen tiga kali dalam setahun.

Kegiatan tanam bersama ini dipimpin langsung oleh Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Kapusdiktan), Muhammad Amin, yang didampingi oleh Direktur Polbangtan Medan, Nurliana Harahap. Aksi lapangan ini turut melibatkan para dosen, pegawai, serta mahasiswa Polbangtan Medan.

Penanaman padi gogo kali ini menerapkan metode PM AAS, sebuah pendekatan inovatif yang dirancang untuk mengoptimalkan budidaya padi lahan kering secara efektif dan efisien.

Ini sesuai dengan arahan dari Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman yang mengatakan Mentan Amran menegaskan bahwa lahan praktik Polbangtan tidak boleh lagi digarap dengan cara-cara tradisional yang melelahkan. Lahan tersebut harus menjadi percontohan pertanian modern dengan memanfaatkan teknologi terkini (Smart Farming).

Begitu juga yang disampaikan oleh Kepala Badan PPSDM Pertanian, Idha Widi Arsanti yang menegaskan bahwa lahan praktik mahasiswa harus dimanfaatkan secara maksimal sebagai sarana pembelajaran yang produktif, inovatif, dan berorientasi pada hasil.

Menurutnya, setiap jengkal lahan di lingkungan kampus vokasi pertanian harus menjadi laboratorium lapangan yang mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa sekaligus menghasilkan produk pertanian yang mendukung program swasembada pangan nasional.

Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin, mengapresiasi langkah progresif Polbangtan Medan dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan TEFA sebagai sarana pembelajaran berbasis praktik langsung.

"Pencapaian IP 300 di lahan TEFA ini bukan sekadar target produksi, melainkan bukti nyata bahwa pendidikan vokasi pertanian mampu merespons tantangan pangan dengan teknologi dan metode tepat guna. Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi langsung mempraktikkan modernisasi pertanian di lapangan," ujar Muhammad Amin.

Sementara itu, Direktur Polbangtan Medan, Nurliana Harahap, menyampaikan bahwa keberhasilan mencapai IP 300 merupakan hasil kerja keras seluruh civitas akademika serta bentuk optimalisasi fasilitas TEFA sebagai laboratorium hidup bagi mahasiswa.

"Dengan keberhasilan tanam padi gogo ini, lahan TEFA kami resmi mencapai IP 300. Kami berharap penerapan metode PM AAS ini dapat menjadi sarana edukasi yang kuat bagi mahasiswa agar siap menjadi regenerasi petani muda yang tangguh, inovatif, dan mandiri saat terjun ke masyarakat nanti," ungkap Nurliana Harahap.

Kegiatan tanam bersama ini berlangsung lancar dan penuh semangat kebersamaan. Polbangtan Medan terus berkomitmen menjadikan lahan TEFA sebagai pusat percontohan budidaya pertanian modern sekaligus pencetak Sumber Daya Manusia (SDM) pertanian unggul bagi Indonesia. (id09)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement