Breaking News
Memuat breaking news...

Permintaan Naik, SIG Perkuat Pasokan Semen di Aceh

Redaksi
Redaksi
Rabu, 12 Agustus 2026 - 8.14 AM WIB
Permintaan Naik, SIG Perkuat Pasokan Semen di Aceh
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

JAKARTA (Waspada.id): PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memperkuat kesiapan fasilitas produksi dan jaringan distribusi untuk memastikan pasokan semen di Aceh tetap lancar di tengah meningkatnya permintaan.

Direktur Operasi SIG Reni Wulandari turun langsung meninjau kesiapan operasional PT Solusi Bangun Andalas di Lhoknga dan Lhokseumawe serta packing plant PT Semen Padang di Malahayati.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas produksi dan distribusi mampu merespons peningkatan kebutuhan semen di berbagai wilayah Aceh.

Reni mengatakan, kenaikan permintaan harus diimbangi dengan penguatan koordinasi di seluruh jaringan operasional dan distribusi SIG.

"Selain mengoptimalkan fasilitas produksi dan distribusi di wilayah Aceh, SIG juga memperkuat koordinasi dengan distributor dan mitra logistik guna menjaga distribusi berjalan secara tertib dan efisien,” kata Reni kepada wartawan, Selasa (11/8/2026).

Stok Dipantau Setiap Hari

Untuk menjaga ketersediaan semen, SIG melakukan pemantauan rutin terhadap stok dan aktivitas distribusi di Aceh. Evaluasi juga dilakukan setiap hari untuk menentukan langkah operasional yang diperlukan.

Upaya tersebut dilakukan di tengah tekanan terhadap ketersediaan dan harga bahan bakar yang berpotensi memengaruhi kelancaran distribusi.

SIG juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan di Aceh, termasuk membantu memenuhi kebutuhan pembangunan di wilayah yang terdampak banjir pada akhir 2025.

"Sebagai perusahaan BUMN, kami memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi mendukung agenda pembangunan pemerintah serta memenuhi kebutuhan pembangunan masyarakat," ujarnya.

Reni memastikan SIG akan menjaga keandalan seluruh fasilitas operasional agar pasokan semen berkualitas tetap tersedia bagi masyarakat maupun para pemangku kepentingan pembangunan.

Penjualan SIG Capai 18,27 Juta Ton

Penguatan pasokan di Aceh tersebut sejalan dengan kinerja penjualan SIG yang mencatat pertumbuhan pada semester I 2026.

SIG membukukan volume penjualan sebesar 18,27 juta ton sepanjang semester I 2026. Angka tersebut meningkat 5,6% secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 17,3 juta ton.

Pertumbuhan volume penjualan tersebut mencerminkan strategi perusahaan dalam memperkuat pengelolaan pemasaran sekaligus memperluas jangkauan pasar.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan kinerja positif tersebut didukung transformasi bisnis yang berfokus pada penguatan pengelolaan pasar mikro dan optimalisasi distribusi.

Strategi tersebut diarahkan untuk menjaga ketersediaan produk di berbagai wilayah sekaligus mendukung agenda transformasi BUMN yang didorong Kementerian BUMN dan Danantara.

“Kinerja penjualan yang positif merupakan bukti konsistensi SIG menjalankan transformasi, khususnya dalam penguatan pengelolaan pasar mikro. Pencapaian ini juga sejalan dengan komitmen BP BUMN dan Danantara sehingga transformasi BUMN membuahkan hasil nyata dan menciptakan nilai untuk memberikan manfaat bagi negara dan seluruh pemangku kepentingan,” kata Vita.

Dengan peningkatan permintaan di Aceh dan pertumbuhan volume penjualan secara nasional, SIG terus memperkuat sisi produksi, distribusi, serta koordinasi dengan mitra untuk memastikan kebutuhan semen dapat dipenuhi secara berkelanjutan. (Lip6)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement