Breaking News
Memuat breaking news...

Perry Warjiyo Mundur Dari Jabatan Gubernur BI

Redaksi
Redaksi
Senin, 27 Juli 2026 - 8.16 AM WIB
Perry Warjiyo Mundur Dari Jabatan Gubernur BI
Perry Warjiyo
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada.id): Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Surat pengunduran diri Perry telah diterima Presiden RI dan pemerintah segera memproses pemberhentian secara hormat sesuai ketentuan perundang-undangan.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan, surat pengunduran diri tersebut telah diterima Presiden pada Minggu (26/7/2026).

"Per kemarin secara resmi kami menerima surat pengunduran diri dari Gubernur Bank Indonesia kepada Bapak Presiden " ujar Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dikutip dari Republika, Senin (27/7/2026).

Prasetyo menjelaskan, sesuai mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Bank Indonesia, Presiden menerima pengunduran diri tersebut. Bersamaan dengan itu, Presiden juga menyampaikan apresiasi atas pengabdian Perry Warjiyo yang telah memimpin bank sentral selama lebih dari tujuh tahun.

"Tentunya secara administratif ini kami tindaklanjuti berkenaan dengan surat kemunduran diri tersebut karena sesuai mekanisme akan diterbitkan Kepres, berkait pemberhentian beliau secara hormat," ujarnya.

Menurut Prasetyo, Perry mengundurkan diri karena alasan pribadi. Sementara itu, posisi pelaksana tugas Gubernur BI akan dijalankan oleh Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti hingga proses pengisian jabatan definitif dilakukan sesuai ketentuan.

Dalam konferensi pers tersebut, Perry Warjiyo tidak hadir. Pihak Bank Indonesia diwakili antara lain oleh Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti dan Deputi Gubernur Thomas Djiwandono.

Pengunduran diri Perry terjadi di tengah tekanan terhadap pasar keuangan nasional, ketika nilai tukar rupiah telah menyentuh kisaran Rp18.000 per dolar Amerika Serikat.

Perry Warjiyo pertama kali menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia pada periode 2018–2023. Ia kemudian kembali dipercaya memimpin BI untuk periode kedua 2023–2028, yang seharusnya berakhir pada 2028. (Rep)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement