Breaking News
Memuat breaking news...

Perwakilan Petani Kawasan D.I. Jambo Aye Sepakat Penutupan Pintu Air Sampai Senin

Redaksi
Redaksi
Rabu, 2 September 2026 - 12.10 PM WIB
Perwakilan Petani Kawasan D.I. Jambo Aye Sepakat Penutupan Pintu Air Sampai Senin
Peserta rapat dari perwakilan petani Aceh Utara dan Aceh Timur sedang mendengarkan penjelasan Ketua UPI D.I. Jambo Aye-Langkahan, Selasa (1/9) malam. (Waspada.id/ist)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

ACEH UTARA (Waspada.id) : Perwakilan petani di kawasan Daerah Irigasi (D.I.) Jambo Aye menyepakati penutupan pintu intake bendung, hingga Senin 7 September 2026. Langkah ini diambil untuk mendukung penyelesaian pekerjaan pembersihan material debris dan sedimen tebal di area bendung serta kantong lumpur.

Kesepakatan tercapai melalui, Rapat Lanjutan Koordinasi dan Sosialisasi Penutupan Sementara Pintu
Intake Bendung Jambo Aye, Selasa (1/9) malam di Kantor UPI Jambo Aye-Langkahan, Pantei Breuh, Baktiya, Aceh Utara. Hadir dalam rapat, para pengamat irigasi Aceh Utara dan Aceh Timur, keujruen blang, imum mukim, geusyik, P3A, PPA, Komir, serta para tokoh masyarakat dalam Wilayah D.I. Jambo Aye.

Dalam rapat tersebut disepakati, pembersihan di lapangan saat ini masih berlangsung. Jika pintu air dibuka terlalu dini, material lumpur dan debris yang tersisa dikhawatirkan terbawa aliran air dan menyumbat jaringan irigasi.

Pintu intake dijadwalkan kembali dibuka pada 7 September 2026, agar kebutuhan air untuk sektor pertanian dan masyarakat sekitar dapat segera terpenuhi secara optimal.

Guna memastikan proses pengaliran berjalan lancar, koordinasi ketat akan dilakukan oleh kepala ranting, juru pengairan, keujruen blang, dan petugas pintu air. Seluruh petugas pintu air juga diinstruksikan untuk tetap siaga di lapangan saat pembukaan dilakukan, sehingga menjamin distribusi air ke jaringan irigasi berjalan aman dan merata.

Dalam rapat tersebut, Ketua Unit Pengelolaan Irigasi (UPI) D.I. Jambo Aye-Langkahan, Ir. Setia Budi, S.T., M.T., menyampaikan kondisi terakhir kegiatan pekerjaan pembersihan material debris dan sedimen tebal di area bendung serta kantong lumpur.

Menurutnya, saat ini masih dilaksanakan pekerjaan pembersihan debris secara berulang pada area Bendung Jambo Aye, serta pembersihan dan penggalian sedimen pada bagian hulu dan kantong lumpur. "Berdasarkan hasil pemantauan kondisi lapangan pada Tanggal 1 September 2026, pekerjaan pembersihan debris dan sedimen belum seluruhnya selesai," jelas Setia Budi.

Apabila pintu intake dibuka sebelum pekerjaan pembersihan selesai, dikhawatirkan material debris dan sedimen tebal yang masih berada di upstream bendung akan terbawa aliran air dan masuk ke dalam jaringan irigasi.

Sebelum tercapai kesepakatan, sejumlah peserta rapat dari Aceh Utara dan Aceh Timur menyampaikan pendapatnya. Diantanya disampaikan Komir Aceh Utara, Razali, pihaknya mendukung rencana pembukaan kembali pintu intake Bendung Jambo Aye.

Ia juga sepakat pembukaan pintu intake dilaksanakan setelah batas waktu penutupan selama lima hari ke depan, yaitu pada Tanggal 07 September 2026.

Sementara itu, Keujruen Sub D.I. Monsukon, Thaib memohon agar pembukaan kembali pintu air dapat dilakukan pada seluruh saluran guna memenuhi kebutuhan air bagi petani. Ia juga mengusulkan agar setelah pintu intake dibuka, pengaturan bukaan pintu dapat dilakukan secara bertahap, yaitu sekitar 50 persen pada malam hari dan 100 persen pada siang hari, dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan air di lapangan.

Setelah pintu intake dibuka kembali, seluruh petugas pintu air agar siaga di lokasi untuk memantau dan menjaga kelancaran distribus air ke jaringan irigasi.(id71)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement