Breaking News
Memuat breaking news...

PIAUD FTIK UIN Syahada Bekali Mahasiswa Wawasan Studi Lanjut dan Prospek Karier

Redaksi
Redaksi
Senin, 28 September 2026 - 5.52 PM WIB
PIAUD FTIK UIN Syahada Bekali Mahasiswa Wawasan Studi Lanjut dan Prospek Karier
Dekan FTIK UIN Syahada Padangsidimpuan Dr. Hamka, M.Hum. (atas Tengah) dan Ketua Prodi PIAUD, Sakinah Siregar foto bersama dengan pemateri dan peserta kegiatan CERIA. Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

P.SIDIMPUAN (Waspada.id): Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Syahada Padangsidimpuan berikan pembekalan terhadap mahasiswa untuk meriah masa depan dengan membangun kemampuan akademik yang menjadi bekal setelah menyandang gelar sarjana.

Dalam membangun kemampuan akademik tersebut, FTIK UIN Syahada yang tidak ingin mahasiswa Prodi PIAUD hanya sibuk menyelesaikan perkuliahan calon tenaga pendidik itu untuk berani melahirkan karya ilmiah serta melanjutkan pendidikan.

Pembekalan terhadap mahasiswa ini dikemas melalui kegiatan CERIA (Cerita Inspiratif PIAUD) yang kini memasuki jilid kedua. Setelah jilid pertama pada 5 Juni l2026 membedah pilihan pendidikan lanjutan dan peluang karier lulusan PIAUD, kegiatan berikutnya beranjak ke persoalan yang lebih teknis yakni keterampilan riset dan penulisan karya ilmiah.

CERIA Jilid #2 yang mengusung tema “Langkah Kecil, Karya Besar: Inspirasi Belajar Menggunakan Mendeley”, digelar di Aula FTIK UIN Syahada Padangsidimpuan, Sabtu (26/9/2026), diikuti dosen dan mahasiswa PIAUD, menghadirkan A. Naashir M. Tuah Lubis, M.Pd. sebagai narasumber dengan moderator Rani Siagian.

Materi yang diberikan bukan sekadar memperkenalkan aplikasi. Peserta dibawa memahami bagaimana Mendeley dapat digunakan untuk mengelola referensi, membangun basis data pustaka, memasukkan sitasi secara otomatis ke dalam naskah, hingga menyusun daftar pustaka secara lebih sistematis.

Kemudian, peserta juga dibekali pemahaman mengenai teknik sitasi dan parafrase yang benar sebagai bagian penting dalam menjaga integritas akademik serta menghindari plagiarisme.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Peserta tidak hanya menyimak pemaparan, tetapi juga mengikuti tahapan penggunaan Mendeley dan mengajukan berbagai persoalan teknis yang mereka hadapi ketika mengelola referensi untuk tugas maupun karya ilmiah.

Dekan FTIK UIN Syahada Padangsidimpuan Dr. Hamka, M.Hum, Ketua Prodi PIAUD, Sakinah Siregar dan pemateri diabadikan pada CERIA Jilid #1. Waspada.id/Ist

Ketua Prodi PIAUD FTIK UIN Syahada Padangsidimpuan, Sakinah Siregar dalam sambutannya menegaskan, penguasaan perangkat digital untuk menunjang riset sudah menjadi kebutuhan mahasiswa.

Kemampuan mengelola referensi secara tertib, menurutnya, tidak semata-mata berkaitan dengan urusan teknis penulisan, tetapi juga mencerminkan sikap ilmiah dan integritas akademik.

Melalui CERIA, ucapnya, Prodi PIAUD berupaya membangun budaya akademik yang tidak berhenti di ruang kuliah. Forum tersebut diarahkan menjadi ruang diskusi, berbagi pengalaman, peningkatan keterampilan sekaligus pemantik mahasiswa untuk lebih berani menghasilkan karya.

Dekan FTIK UIN Syahada Padangsidimpuan Dr. Hamka, M.Hum. ketika membuka CERIA Jilid #1 juga menekankan pentingnya mahasiswa memperluas wawasan sejak masa perkuliahan, termasuk mempersiapkan arah pendidikan dan karier setelah lulus.

Dr.Hamka berharap, Ke depan, CERIA terus hadir dengan tema-tema yang menjawab kebutuhan nyata mahasiswa, baik menyangkut pendidikan lanjutan, karier, riset, publikasi ilmiah maupun perkembangan dunia pendidikan anak usia dini.

"Dengan demikian, “cerita inspiratif” yang dibangun PIAUD bukan sekadar cerita untuk didengar. CERIA diarahkan menjadi langkah nyata untuk membentuk mahasiswa yang lebih siap memilih masa depan, melakukan riset dan menghasilkan karya," tuturnya.

Pada kegiatan perdana tersebut, narasumber Nidaun Nabila, M.Pd. memaparkan berbagai pilihan pendidikan lanjutan sekaligus peluang karier lulusan PIAUD. Mulai dari pendidik PAUD, peluang mengajar sesuai ketentuan linieritas, mengembangkan usaha Alat Permainan Edukatif (APE), mendirikan yayasan PAUD atau tempat penitipan anak, hingga peluang berkarier di bidang lain yang relevan dengan kompetensi lulusan.

Nidaun Nabila, M.Pd dan A. Naashir M. Tuah Lubis, M.Pd, saat memberikan pencerahan dan edukasi pada mahasiswa PIAUD FTIK UiN Syahada Padangsidimpuan. Waspada.id/Ist

A. Naashir M. Tuah Lubis, M.Pd, sebagai pemateri utama pada Ceria Jilid#2 memaparkan secara mendalam tentang penggunaan aplikasi manajemen referensi Mendeley. Dalam sesi tersebut, narasumber menjelaskan tahapan penggunaan Mendeley mulai dari instalasi aplikasi, pengelolaan basis data pustaka, hingga integrasinya dengan perangkat lunak pengolah kata untuk mempermudah proses penulisan.

Selain itu, pemateri juga materi juga memberikan gambaran terkait teknik sitasi yang tepat sesuai kaidah akademik, serta strategi parafrase yang baik agar mahasiswa dapat menghindari praktik plagiarisme dalam penulisan karya ilmiah mereka. (id46)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement