PKM UNIMED Perkuat Branding dan Mutu Produk UMKM Batik BAJUMPER di Batu Bara

BATUBARA (Waspada.id): Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Medan (UNIMED) dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNIMED melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Perjuangan, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batu Bara, Sabtu (4/7).
Kegiatan tersebut diketuai oleh Dr. Lucky Satria Pratama, S.E., M.Si., dosen Program Studi Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi UNIMED, dengan menggandeng UMKM Batik BAJUMPER milik Rakhmawati sebagai mitra dalam program pengabdian.
Dr. Lucky Satria Pratama mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan mutu produk, efisiensi proses produksi, serta memperkuat branding UMKM Batik BAJUMPER melalui pendampingan dan pemanfaatan teknologi tepat guna.
Menurutnya, penguatan daya saing UMKM menjadi salah satu langkah penting agar pelaku usaha lokal mampu berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas di tengah persaingan industri yang semakin kompetitif.
Dalam kegiatan tersebut, tim PKM UNIMED menyerahkan bantuan berupa mesin jahit-obras untuk menunjang proses penyelesaian produk, mesin sealer guna meningkatkan kualitas dan keamanan kemasan, serta dukungan desain kemasan yang lebih menarik dan informatif.
Selain penyerahan peralatan, tim pengabdian juga memberikan pelatihan mengenai pengoperasian dan pemeliharaan mesin agar seluruh bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh mitra.
Dr. Lucky menjelaskan, melalui dukungan teknologi tersebut diharapkan kualitas produk Batik BAJUMPER semakin meningkat, memiliki identitas merek yang lebih kuat, sekaligus mampu memperluas pemasaran, termasuk melalui platform digital.
"Kami berharap program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga mampu memperkuat daya saing UMKM melalui pengemasan produk yang lebih profesional dan strategi branding yang lebih baik," ujarnya.
Sementara itu, Rakhmawati selaku pemilik UMKM Batik BAJUMPER menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan Tim PKM UNIMED. Menurutnya, bantuan peralatan dan desain kemasan menjadi motivasi bagi pelaku usaha untuk terus meningkatkan kualitas produk batik yang dihasilkan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Tim PKM UNIMED yang memaparkan tema pengabdian, yakni "Optimalisasi Mutu Produk dan Branding UMKM melalui Dukungan Mesin Jahit-Obras, Mesin Sealer, serta Desain Kemasan Menarik dan Informatif di Desa Perjuangan, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batu Bara."
Pelaksanaan kegiatan juga melibatkan mahasiswa Universitas Negeri Medan yang berperan dalam proses pendampingan, demonstrasi penggunaan peralatan, dokumentasi, hingga membantu seluruh rangkaian kegiatan pengabdian.
Melalui program ini, LPPM UNIMED diharapkan terus mendorong penguatan kapasitas UMKM berbasis inovasi dan teknologi sehingga mampu meningkatkan nilai tambah produk, memperluas akses pasar, serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat di Kabupaten Batu Bara. (Id23)













Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda