Breaking News
Memuat breaking news...

PLN UIP SBU Koordinasikan Studi Awal PLTA Sumatera Pumped Storage Bersama KPH Wilayah II Pematang Siantar

Redaksi
Redaksi
Kamis, 24 September 2026 - 6.46 PM WIB
PLN UIP SBU Koordinasikan Studi Awal PLTA Sumatera Pumped Storage Bersama KPH Wilayah II Pematang Siantar
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

PEMATANG SIANTAR (Waspada.id): PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) memperkuat koordinasi dengan pemangku kepentingan dalam mendukung kesiapan pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal dan berkelanjutan.

Upaya tersebut diwujudkan melalui koordinasi bersama UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah II Pematang Siantar terkait rencana pelaksanaan studi awal dan site investigation PLTA Sumatera Pumped Storage, Rabu (9/9/26).

Pertemuan yang berlangsung di Kantor UPTD KPH Wilayah II Pematang Siantar tersebut dihadiri oleh perwakilan dari PLN UIP SBU, Senior Officer Pengelolaan ESG & Safeguard, Bayu Wisatrioda, Officer Pengelolaan ESG & Safeguard, Kharisman Laia, Officer Perizinan dan Johan Martsa Gersang. Turut hadir Site Manager PT Geo Ace, Fikri dan Kepala UPTD KPH Wilayah II Pematang Siantar E. Situngkir, serta Kepala Seksi UPTD KPH Wilayah II T. Siahaan.

Koordinasi dilakukan untuk menyamakan pemahaman dan memastikan kesiapan pendampingan sebelum pelaksanaan investigasi lapangan, khususnya pada lokasi yang bersinggungan dengan kawasan hutan.

PLTA Sumatera Pumped Storage merupakan salah satu rencana pengembangan pembangkit berkapasitas 500 MW yang berlokasi di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Saat ini, proyek berada pada tahap Feasibility Study (FS), sehingga diperlukan pengumpulan data teknis dan kondisi eksisting melalui sejumlah kegiatan site investigation, termasuk investigasi geologi dan geoteknik berupa borehole dan Cone Penetration Test (CPT).

Koordinasi dengan UPTD KPH Wilayah II merupakan tindak lanjut atas arahan Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Wilayah I Medan agar pelaksanaan studi awal dan investigasi lapangan dapat terkoordinasi dengan pengelola kawasan hutan. Dalam koordinasi tersebut, UPTD KPH Wilayah II menyatakan kesiapan mendukung kegiatan melalui penyediaan personel pendamping di lapangan.

Untuk memastikan pendampingan berjalan efektif, PT Geo Ace diminta menyampaikan jadwal pelaksanaan drilling dan CPT, terutama untuk titik investigasi yang berada di kawasan hutan lindung. Selain itu, mitra pelaksana diharapkan memastikan kesiapan personel, peralatan, akses menuju lokasi investigasi, serta koordinasi teknis selama pelaksanaan kegiatan.

Kepala UPTD KPH Wilayah II Pematang Siantar, Elvin Situngkir, menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung pelaksanaan studi awal melalui pendampingan personel di lapangan.

“UPTD KPH Wilayah II pada prinsipnya siap mendukung pelaksanaan kegiatan studi awal melalui pendampingan personel di lapangan. Untuk memastikan pelaksanaan berjalan efektif, diperlukan jadwal kegiatan drilling dan CPT yang pasti, khususnya pada lokasi yang berada di kawasan hutan, sehingga penugasan pendamping dapat dipersiapkan dengan baik,” ujar Elvin.

Koordinasi tersebut menjadi bagian dari komitmen PLN untuk memastikan setiap tahapan pengembangan proyek dilaksanakan secara terencana, terkoordinasi dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kegiatan yang dilakukan saat ini masih berada pada tahap studi awal dan site investigation, bukan merupakan kegiatan konstruksi.

General Manager PLN UIP SBU, Rizki Aftarianto, menegaskan bahwa koordinasi lintas pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh tahapan pengembangan proyek berjalan sesuai ketentuan.

“PLN UIP SBU berkomitmen memastikan setiap tahapan pengembangan PLTA Sumatera Pumped Storage dilaksanakan secara terencana, patuh terhadap ketentuan yang berlaku, serta memperhatikan aspek lingkungan dan sosial. Koordinasi dengan UPTD KPH Wilayah II menjadi bagian penting untuk memastikan kegiatan studi awal dan investigasi lapangan dapat terlaksana dengan baik, terkoordinasi dan mendapatkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan terkait,” pungkas Rizki.

Melalui sinergi antara PLN UIP SBU, UPTD KPH Wilayah II Pematang Siantar, BPKH Wilayah I Medan dan mitra pelaksana, PLN terus mendorong kesiapan pengembangan PLTA Sumatera Pumped Storage dengan memperhatikan aspek kepatuhan, lingkungan, sosial, serta kondisi kawasan sejak tahap awal. (id09)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement