PLN UIP SBU Perkuat Implementasi ESG dan Safeguard Melalui CoC with General Manager

MEDAN (Waspada.id): PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) terus memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik serta meningkatkan pemahaman insan PLN terhadap aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) dan Safeguard. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan CoC with General Manager PLN UIP SBU yang dilaksanakan secara hybrid pada Senin (14/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB tersebut diikuti oleh seluruh Manajemen PLN UIP SBU secara luring di Ruang Aula Lantai 5 Kantor Induk PLN UIP SBU serta secara daring melalui Zoom Meeting oleh jajaran manajemen dan pegawai Unit Pelaksana Proyek (UPP) SBU.
Hadir dalam kegiatan tersebut General Manager PLN UIP SBU Rizki Aftarianto, didampingi jajaran Senior Manager, yakni Senior Manager Operasi Konstruksi 1 Ivan Prasetyo Darmawan, Senior Manager Operasi Konstruksi 2 Rizal Hikmahtiar, Senior Manager Perencanaan Hidbar Roberta Saragih, Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi Reza Pane, serta Senior Manager Keuangan, Akuntansi dan Umum M. Ridwan.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Master of Ceremony (MC) dan doa, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne PLN, dan Mars PLN. Agenda kemudian dilanjutkan dengan pembacaan materi Code of Conduct (CoC) oleh Ardhi Febriawan sekaligus pengingat kepada seluruh peserta untuk senantiasa melakukan check in CoC sebagai bagian dari penguatan budaya integritas di lingkungan PLN.
Selanjutnya, kegiatan diisi dengan sharing session mengenai Environmental, Social, and Governance (ESG) serta Safeguard yang disampaikan oleh Bayu Wisatrioda. Materi tersebut menjadi ruang berbagi pengetahuan dan penguatan pemahaman bagi insan PLN mengenai pentingnya penerapan prinsip keberlanjutan dan tata kelola dalam pelaksanaan tugas, khususnya dalam mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.
Dalam arahannya, General Manager PLN UIP SBU Rizki Aftarianto menekankan bahwa penerapan CoC, ESG, dan Safeguard merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan pekerjaan PLN. Menurutnya, pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian proyek, tetapi juga harus dilaksanakan dengan menjunjung tinggi integritas, kepatuhan, tanggung jawab sosial, serta keberlanjutan lingkungan.
“Setiap insan PLN memiliki peran penting dalam menjaga integritas dan kepercayaan yang telah diberikan kepada perusahaan. Karena itu, CoC bukan hanya menjadi aturan yang harus dipahami, tetapi harus menjadi pedoman dalam setiap tindakan dan pengambilan keputusan. Seluruh proses pembangunan juga harus kita laksanakan dengan memperhatikan aspek ESG dan Safeguard agar memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat, lingkungan, dan perusahaan,” ujar Rizki.
Ia juga mengajak seluruh jajaran PLN UIP SBU untuk memperkuat kolaborasi dan komunikasi dalam menjalankan setiap amanah perusahaan. Dengan semangat kebersamaan, seluruh insan PLN diharapkan dapat bergerak bersama dalam menghadirkan pembangunan ketenagalistrikan yang andal, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Mari kita bangun budaya kerja yang semakin kuat, terbuka, berintegritas, dan kolaboratif. Apa yang kita kerjakan hari ini bukan hanya untuk menyelesaikan target, tetapi menjadi bagian dari kontribusi PLN dalam menghadirkan energi yang bersih, berkelanjutan, dan mendukung kemajuan Indonesia” tambahnya.
Sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, Senior Officer Pengelolaan ESG dan Safeguard PLN UIP SBU, Bayu Wisatrioda, menyampaikan bahwa pemahaman terhadap ESG dan Safeguard perlu terus diperkuat oleh seluruh insan PLN. Hal ini penting untuk memastikan setiap proses pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan memperhatikan aspek lingkungan, sosial, serta tata kelola secara menyeluruh.
“ESG dan Safeguard bukan hanya menjadi bagian dari pemenuhan ketentuan, tetapi merupakan landasan penting dalam memastikan setiap kegiatan pembangunan PLN berjalan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. Melalui pemahaman yang sama dan penerapan yang konsisten, kita dapat memastikan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat, menjaga lingkungan, serta mendukung tata kelola perusahaan yang baik,” ujar Bayu.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian Surat Keputusan Mutasi Jabatan serta ditutup oleh MC. Melalui kegiatan CoC with General Manager, PLN UIP SBU berkomitmen untuk terus memperkuat budaya kepatuhan, integritas, dan tata kelola perusahaan sekaligus memastikan setiap pelaksanaan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen PLN UIP SBU dalam mendukung transformasi perusahaan menuju organisasi yang semakin berintegritas, berkelanjutan, dan berorientasi pada penciptaan nilai bagi masyarakat serta lingkungan. (id09)














Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda