Plt Camat Penanggalan Hadiri Pencabutan Nomor Calon Kepala KampongPlt Camat Penanggalan Hadiri Pencabutan Nomor Calon Kepala Kampong

SUBULUSSALAM (Waspada.id): Plt. Camat Penanggalan, Cari Dengan Bancin hadiri Pencabutan Nomor Urut Empat Calon Kepala Kampong se-Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam secara marathon ke setiap kampong, Selasa (4/8).
Berawal di Kampong Cepu, Lae Motong, Lae Bersih dan terakhir Lae Ikan, Cari Dengan didampingi Pengawas Pilkampong Tingkat Kecamatan, Penjabat (Pj) Kepala Kampong terkait, dihadiri aparatur kampong, pengurus jamaah, Ketua BPG dan masyarakat setempat.
Pencabutan nomor dirangkai penyampaian visi dan misi kandiat dipandu Ketua P2K terkait.
Di Kampong Lae Ikan, Cari Dengan tegaskan jika langkah ini dilakukan untuk memastikan semua rangkaian Pilkampong Serentak, hari H dijadwalkan, 1 September 2026 berjalan sesuai ketentuan.
Menanggapi issu politik uang yang ditengarai masih terendus pada suksesi Pilkampong di wilayahnya, Cari Dengan menyampaikan pesan kepada para kandidat, tim sukses dan pihak terkait lainnya bertarung secara fair, tidak melakukan praktik politik uang.
"Kita ingatkan dan tegaskan kepada semua kandidat, langsung maupun tidak langsung menghindari praktik politik uang," tegas Cari, berharap unsur P2K, para petugas terkait dan semua pihak bekerja, mematuhi serta menjaga suasana kondusif demi terpilihnya kepala kampong terbaik, sesuai pilihan masyarakat.
Herianto Solin Nomor Urut Satu
Herianto Solin, Kepala Kampong Lae Ikan, periode 2017-2023 yang ikut kembali berkontestasi pada Pilkampong di sana mendapat Nomor Urut 1, sementara rivalnya, Suryadi Lingga Nomor Urut 2.

SURYADI Lingga bersama pendukung.
Rangkaian pencabutan nomor hingga penyampaian visi dan misi kandidat dipandu Ketua Panitia Pemilihan Kepala Kampong (P2K) Lae Ikan, Nurhayati Berutu diawali Herianto Solin disusul Suryadi Lingga, terpantau aman terkendali, diselingi tepuk tangan warga.
Ketua Badan Permusyawaratan Kampong (BPK) Lae Ikan, Saiman Berutu beri sambutan ingatkan masyarakat untuk tetap menjaga suasana damai, tidak terprovokasi atau indikasi memprovokasi yang mengganggu kekondusifan desa dalam menghadapi Pilkampong dan rangkaiannya.
Menguraikan visi, Herianto Solin sebut terwujud desa yang maju, religius, mandiri, aman, sejahtera dan transparan.
Lalu misi, antara lain mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM, pertanian, peternakan, perikanan dan potensi desa, mewujudkan lingkungan desa yang aman, tertib dan nyaman melalui sinergi antara pemerintah desa, tokoh dan warga.
"Kami tidak menawarkan janji-janji yang muluk, tetapi niat tulus, kerja ikhlas dan pengabdian yang nyata," tandas Herianto Solin, ajak warga melangkah bersama, melanjutkan yang sudah baik dan menghadirkan perubahan yang lebih baik.
Lalu, Suryadi Lingga tawarkan visi terwujud desa maju, transparan, berkeadilan dan bermartabat dengan memoles misi, seperti menguatkan musyawarah desa, tidak ada keputusan sepihak.
Dana desa dikelola secara jujur, transparan, bebas dari praktik KKN dan bisa dipertanggungjawabkan.
Selain itu, menegakkan keadilan sosial, penyaluran bantuan tidak pilih kasih atau nepotisme, yang membutuhkan diprioritaskan.
"Bismillah, saya maju bukan karena ambisi, tetapi karena amanah," kata Suryadi, sebut pemerintahan bersih, mandiri, tidak terintervensi pihak manapun yang merugikan serta membangun infrastruktur ekonomi kerakyatan hingga memberi ruang bagi pemuda berkarya membangun kampung bagian dari misi penting.
Terkonfirmasi kandidat Kepala Kampong Cepu, Unggul Cibro dan Nasib Solin, sedangkan Lae Bersih Ruduansyah Putra Angkat dan Sudomo Cibro. Unggul Cibro dan Ruduansyah kepala kampong periode 2017-2023. (id130)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda