Breaking News
Memuat breaking news...

PMI Bireuen Gelar Muskab VI, Momentum Konsolidasi Perkuat Pelayanan Kemanusiaan

Redaksi
Redaksi
Kamis, 23 Juli 2026 - 11.35 AM WIB
PMI Bireuen Gelar Muskab VI, Momentum Konsolidasi Perkuat Pelayanan Kemanusiaan
Ketua PMI Bireuen, Edi Saputra, saat memberi kata sambutan, Rabu (22/7). Waspada.id/Fauzan
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BIREUEN (Waspada.id): Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen menggelar Musyawarah Kabupaten (Muskab) VI di Aula Lama Sekretariat Daerah Kabupaten Bireuen, Rabu (22/7).

Forum lima tahunan ini menjadi momen evaluasi kinerja periode lalu sekaligus penentu arah dan kepengurusan baru untuk lima tahun ke depan dalam memikul tanggung jawab pelayanan kemanusiaan di tengah masyarakat.

Ketua PMI Kabupaten Bireuen, Edi Saputra, menyampaikan bahwa Muskab VI merupakan momentum konsolidasi yang akan menentukan kekuatan organisasi ke depan. Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen, DPRK Bireuen, PMI Provinsi Aceh, serta seluruh mitra yang telah mendukung berbagai program kemanusiaan yang dijalankan.

Edi juga memberikan penghormatan khusus kepada para relawan PMI yang selalu berada di garis depan dalam setiap penanganan masalah kemanusiaan.

“Rompi merah yang dikenakan para relawan bukan sekadar seragam, melainkan simbol keberanian dan pengabdian tanpa lelah untuk membantu sesama,” ujar Edi yang akrab disapa Edi Obama, yang disambut riuh tepuk tangan oleh seluruh peserta yang hadir.

Bupati Bireuen Mukhlis, yang hadir dalam acara tersebut menegaskan bahwa PMI merupakan mitra strategis pemerintah daerah, baik dalam pelaksanaan aksi sosial maupun penanggulangan bencana. Pemerintah Kabupaten Bireuen memberikan dukungan penuh agar musyawarah ini melahirkan keputusan terbaik serta kepengurusan yang semakin mandiri dan profesional.

Ketua PMI Provinsi Aceh, Murdani Yusuf, mengingatkan seluruh peserta musyawarah agar mengedepankan integritas dalam memilih pengurus baru. Menurutnya, kepemimpinan PMI harus lahir dari sosok yang memiliki komitmen tulus terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

“Pengurus PMI wajib memiliki jiwa sosial, ketersediaan waktu, serta integritas tinggi untuk menjauhi tindakan koruptif demi menjaga kepercayaan publik,” tegas Murdani.

Pembukaan Muskab VI PMI Bireuen berlangsung khidmat dan dihadiri oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pimpinan dan pejabat Pemkab Bireuen, pimpinan perguruan tinggi, perwakilan organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan, serta insan pers.(id73)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement