Breaking News
Memuat breaking news...

Polbangtan Kementan Bekali Mahasiswa Kemampuan Bicara, Lahirkan Pemimpin Pertanian Masa Depan

Redaksi
Redaksi
Selasa, 22 September 2026 - 8.06 PM WIB
Polbangtan Kementan Bekali Mahasiswa Kemampuan Bicara, Lahirkan Pemimpin Pertanian Masa Depan
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan mengambil langkah strategis untuk melahirkan generasi petani muda yang tidak hanya cakap di ladang, tetapi juga lantang dan meyakinkan di hadapan publik. Melalui kerja sama dengan PT Total Integra Futura Solusi, pelatihan kemampuan berbicara di depan umum atau Public Speaking resmi digelar bagi seluruh mahasiswa tingkat II.

Kegiatan ini direncanakan berlangsung dalam tiga gelombang berturut-turut sepanjang September 2026 yaitu tanggal 12–13 September: Program Studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan, tanggal 19–20 September: Program Studi Penyuluhan Perkebunan Presisi dan tanggal 26–27 September: Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menyambut baik inisiatif ini. Beliau menegaskan bahwa pertanian bukan sekadar soal menanam dan memanen.

"Kita butuh pemuda yang mampu menyuarakan gagasan, mempromosikan hasil bumi, dan meyakinkan masyarakat bahwa pertanian adalah profesi masa depan. Jika tidak bisa berbicara dengan baik, sehebat apa pun ilmunya akan sulit disebarkan," kata Mentan Amran.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti turut menyoroti pentingnya keterampilan ini bagi calon tenaga penyuluh.

"Mahasiswa Polbangtan adalah garda terdepan penyuluhan pertanian. Kemampuan berkomunikasi yang efektif adalah senjata utama agar pesan teknologi dan inovasi dapat diterima dan dipraktikkan langsung oleh petani di lapangan. Ini adalah investasi karakter sekaligus kemampuan," kata Arsanti.

Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Kapusdiktan), Muhammad Amin menambahkan bahwa kompetensi komunikasi kini menjadi syarat mutlak lulusan.

"Kami tidak hanya mencetak lulusan yang pintar secara akademik, tetapi juga lulusan yang berani tampil, berpikir sistematis, dan menyampaikan ide dengan lugas. Pelatihan ini menjawab kebutuhan itu secara langsung," kata Amin.

Sementara itu, Direktur Polbangtan Medan, Nurliana Harahap, menjelaskan latar belakang penyelenggaraan kegiatan ini adalah didasari banyak mahasiswa memiliki ilmu yang sangat baik, namun masih ragu untuk mengungkapkannya di depan umum.

"Melalui pelatihan ini, kami ingin mencetak generasi pemimpin pertanian yang percaya diri, berwawasan luas, dan mampu menjadi jembatan ilmu antara kampus dan masyarakat. Kerja sama ini kami rancang agar setiap peserta benar-benar mendapatkan bekal yang berguna saat mereka terjun ke masyarakat," kata Nurliana.

"Setiap gelombang diikuti oleh satu program studi secara khusus, sehingga materi dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing bidang ilmu. Rencananya, setelah pelatihan selesai, kemampuan berbicara peserta akan diuji langsung dalam sesi praktik," tambah Nurliana.

Diharapkan mahasiswa Polbangtan Medan siap tampil sebagai duta pertanian yang handal, mampu meyakinkan, menginspirasi, dan menggerakkan masyarakat menuju pertanian yang maju, mandiri, dan modern. (id09)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement