Breaking News
Memuat breaking news...

Polbangtan Kementan Gelar TOEFL bagi Dosen, Dukung Pengembangan Kompetensi Internasional

Redaksi
Redaksi
Kamis, 24 September 2026 - 3.12 PM WIB
Polbangtan Kementan Gelar TOEFL bagi Dosen, Dukung Pengembangan Kompetensi Internasional
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Kementan Medan terus memperkuat kompetensi dan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dosen, dalam rangka mendukung pengembangan karier akademik dan peningkatan jejaring internasional.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Test of English as a Foreign Language (TOEFL) Digital Based Test (DBT) – ITP yang diikuti oleh 19 orang dosen Polbangtan Medan pada tanggal 24 September 2026. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Pusat Bahasa Universitas Negeri Medan (UNIMED) dan bertempat di Unit Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Polbangtan Medan.

Pelaksanaan TOEFL ini merupakan bagian dari upaya institusi untuk mempersiapkan dosen dalam memenuhi persyaratan kompetensi bahasa Inggris, khususnya bagi dosen yang akan mengikuti pelatihan di luar negeri maupun melanjutkan studi ke perguruan tinggi di luar negeri.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menyambut baik langkah strategis ini. Pertanian Indonesia kini tak lagi bergerak sendiri, melainkan berdialog dengan dunia. Kemampuan bahasa asing adalah pintu gerbang agar ilmu pertanian kita dapat dibagikan, dipelajari, dan dikolaborasikan dengan bangsa lain.

“Dosen yang berkompeten dalam bahasa Inggris akan melahirkan lulusan yang siap bersaing di panggung internasional," kata Mentan Amran.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti menegaskan pentingnya kualitas pengajar. Penguatan kemampuan bahasa Inggris bagi tenaga pendidik adalah investasi langsung bagi masa depan pendidikan pertanian.

"Dosen yang mampu mengakses referensi global, berjejaring secara internasional, dan bertukar pengalaman dengan pakar dunia akan membawa kemajuan nyata bagi mahasiswa dan lembaga," ujarnya.

Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Kapusdiktan) Muhammad Amin menyatakan bahwa standar kompetensi kini harus ditingkatkan. Dunia pendidikan pertanian semakin terbuka dan saling terhubung.

“TOEFL bukan sekadar syarat administrasi, melainkan tolok ukur kesiapan kita berkomunikasi dan berkontribusi secara global. Kami mendorong seluruh Polbangtan untuk menjadikan peningkatan kemampuan bahasa Inggris sebagai agenda berkelanjutan," kata Amin.

Direktur Polbangtan Medan, Nurliana Harahap menjelaskan maksud dan tujuan kegiatan ini adalah ingin memastikan setiap dosen di Polbangtan Medan tidak hanya menguasai materi keahlian, tetapi juga memiliki bekal komunikasi yang memadai untuk membuka peluang pelatihan, pertukaran akademik, dan studi lanjut ke luar negeri.

“Langkah ini kami rancang secara berkelanjutan agar kualitas pengajaran dan wawasan sivitas akademika terus meningkat," kata Nurliana.

Melalui pelaksanaan tes TOEFL ITP berbasis digital, para dosen memperoleh kesempatan untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris secara terstandar, meliputi kemampuan listening comprehension, structure and written expression, serta reading comprehension.

Kerja sama dengan Pusat Bahasa UNIMED dalam pelaksanaan kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan sinergi antarperguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia pendidikan tinggi.

Kegiatan yang dilaksanakan di Unit TIK Polbangtan Medan berlangsung dengan tertib dan didukung oleh fasilitas teknologi informasi yang memadai. Sebelum pelaksanaan tes, peserta mendapatkan arahan teknis terkait mekanisme dan tata tertib pelaksanaan TOEFL Digital Based Test.

Polbangtan Medan berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris para dosen serta memperluas peluang untuk mengikuti berbagai program pengembangan kompetensi, pelatihan internasional, seminar, pertukaran akademik, dan studi lanjut di luar negeri.

Peningkatan kompetensi bahasa Inggris tersebut sejalan dengan komitmen Polbangtan Medan dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang profesional, berdaya saing global, dan mampu berkontribusi dalam pengembangan pendidikan serta pembangunan pertanian Indonesia. (id09)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement