Breaking News
Memuat breaking news...

Polbangtan Kementan Jalin Kerja Sama dengan BPDPKS

Redaksi
Redaksi
Selasa, 1 September 2026 - 3.45 PM WIB
Polbangtan Kementan Jalin Kerja Sama dengan BPDPKS
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

JAKARTA (Waspada.id): Kementerian Pertanian melalui Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan kembali memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi pertanian melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Selasa (1/9/2026) di Jakarta.

Penandatanganan PKS tersebut merupakan bagian dari tahap kedua kerja sama BPDPKS dengan 33 lembaga yang dinyatakan lulus seleksi BPDPKS. Melalui kerja sama ini, Polbangtan Medan memperoleh kuota sebanyak 60 mahasiswa pada tahun 2026.

Kerjasama tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) pertanian dan perkebunan yang kompeten, profesional, serta mampu menjawab kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara Kementerian Pertanian dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia sektor perkebunan melalui program beasiswa.

“Beasiswa ini bukan sekadar bantuan pendidikan, tetapi merupakan investasi untuk menyiapkan generasi muda yang akan menjadi kekuatan baru bagi sektor perkebunan Indonesia. Kita membutuhkan SDM yang kompeten, berkarakter, memiliki mental yang kuat, dan mampu bekerja dengan orientasi hasil,” ujar Mentan.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kepala BPPSDM Pertanian, Idha Widi Arsanti yang menegaskan beasiswa ini merupakan bentuk investasi sumber daya manusia.

“Kita ingin memberikan kesempatan yang lebih luas kepada generasi muda untuk memperoleh pendidikan vokasi yang berkualitas, sehingga nantinya mereka memiliki kompetensi dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan pertanian dan perkebunan,” ujar Kepala BPPSDMP Pertanian.

Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin mengatakan, dukungan melalui program beasiswa BPDP tidak hanya memberikan akses pendidikan kepada mahasiswa, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menyiapkan tenaga profesional yang mampu berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas dan daya saing sektor perkebunan nasional.

Direktur Polbangtan Medan, Nurliana Harahap menyampaikan apresiasi atas kepercayaan BPDP kepada Polbangtan Medan sebagai salah satu lembaga yang terpilih dalam program kerja sama tersebut.

“Kerja sama ini merupakan bentuk sinergi yang sangat penting dalam mendukung pendidikan vokasi pertanian. Dengan adanya dukungan BPDP, kami berharap mahasiswa mendapatkan kesempatan pendidikan yang lebih baik sekaligus penguatan kompetensi sesuai kebutuhan sektor perkebunan,” ujar Nurliana.

Menurutnya, kuota 60 mahasiswa yang diberikan tahun ini merupakan peluang besar bagi Polbangtan Medan untuk terus mencetak generasi muda pertanian yang unggul dan siap berkontribusi terhadap pembangunan sektor pertanian dan perkebunan nasional.

“Polbangtan Medan berkomitmen untuk memastikan dukungan yang diberikan melalui kerja sama ini dapat dimanfaatkan secara optimal. Pendidikan tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pada penguasaan keterampilan, pengalaman praktik, dan kesiapan mahasiswa memasuki dunia kerja,” tambahnya.

Penandatanganan PKS tahap kedua ini sekaligus menunjukkan komitmen BPDP dalam memperluas akses dan dukungan terhadap pengembangan pendidikan serta peningkatan kapasitas SDM di bidang perkebunan.

Dengan adanya kerja sama tersebut, diharapkan terbangun kolaborasi yang berkelanjutan antara BPDP dan Polbangtan Medan dalam menghasilkan SDM pertanian dan perkebunan yang kompeten, inovatif, dan berdaya saing.

Sebanyak 60 mahasiswa yang mendapatkan kuota pada tahun 2026 diharapkan dapat menjadi bagian dari generasi penerus pembangunan pertanian yang mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan sektor pertanian dan perkebunan Indonesia yang maju, mandiri, dan berkelanjutan. (id09)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement