Polisi Ungkap Fakta Baru, Kaca Rumah Dinas Wabup Deliserdang Diduga Pecah Akibat Batu KerikilPolisi Ungkap Fakta Baru, Kaca Rumah Dinas Wabup Deliserdang Diduga Pecah Akibat Batu Kerikil

LUBUK PAKAM (Waspada.id): Hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumatera Utara memastikan kerusakan kaca rumah dinas Wakil Bupati Deliserdang, Lom Lom Suwondo, bukan disebabkan oleh tembakan senjata api.
Kesimpulan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar Polresta Deliserdang, Selasa (21/7/2026), dihadiri Bupati Deliserdang H. Asriluddin Tambunan, Wakil Bupati Lom Lom Suwondo, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfostan) Deliserdang Sandra Dewi, S.STP., M.Si., serta Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si.
Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Hendria Lesmana mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan tim Labfor, tidak ditemukan indikasi bahwa kerusakan kaca di rumah dinas Wakil Bupati disebabkan oleh proyektil atau anak peluru.
"Hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik tidak mengarah pada dugaan penembakan. Kami mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru membangun opini maupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Percayakan proses penyelidikan kepada kepolisian hingga tuntas," ujar Hendria.

Ia menjelaskan, hasil pemeriksaan kriminalistik menunjukkan lubang pada kaca berasal dari arah luar menuju ke dalam. Namun, hasil uji forensik memastikan kerusakan tersebut bukan disebabkan oleh peluru, baik peluru berjaket maupun tidak berjaket.
Dari hasil penyelidikan sementara dan keterangan sejumlah saksi, retaknya kaca diduga terjadi akibat hantaman batu kerikil yang terpental saat petugas melakukan pembersihan taman menggunakan mesin pemotong rumput.
Meski demikian, Satreskrim Polresta Deliserdang masih melanjutkan penyelidikan guna memastikan secara utuh rangkaian peristiwa tersebut serta menindaklanjuti laporan yang telah diterima.
Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polresta Deliserdang dan tim Laboratorium Forensik Polda Sumatera Utara yang telah bekerja secara profesional mengungkap fakta di balik peristiwa itu.
Ia mengajak masyarakat menghormati hasil penyelidikan aparat penegak hukum dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
Sementara itu, Bupati Deliserdang H. Asriluddin Tambunan menegaskan Pemerintah Kabupaten Deliserdang mendukung penuh langkah kepolisian dalam mengusut kasus tersebut secara objektif, profesional, dan transparan.
Menurutnya, masyarakat diharapkan tetap tenang serta tidak mudah terpengaruh isu-isu yang belum memiliki dasar fakta. Pemerintah daerah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Deliserdang.
Polresta Deliserdang memastikan proses penyelidikan akan terus dilakukan sesuai prosedur hukum hingga seluruh fakta terkait peristiwa tersebut terungkap secara jelas. (FERI)






























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda