Breaking News
Memuat breaking news...

Politeknik Negeri Lhokseumawe Mantapkan Langkah dengan VMTS: Dari Visi Menjadi Aksi Nyata

Redaksi
Redaksi
Rabu, 22 Juli 2026 - 2.03 PM WIB
Politeknik Negeri Lhokseumawe Mantapkan Langkah dengan VMTS: Dari Visi Menjadi Aksi Nyata
Dr. Ir. Zamzami, ST., M.Eng., IPM, Wakil Direktur Bidang Keuangan dan Umum PNL.(Waspada.id/Ist)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

LHOKSEUMAWE (Waspada.id): Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) terus menyalakan obor tata kelola institusi dengan sistem pengukuran Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi (VMTS) yang terintegrasi. Bukan sekadar jargon, langkah ini adalah komitmen nyata untuk mewujudkan visi besar sebagai “Perguruan Tinggi yang Berakhlak, Inovatif, Unggul, dan Berdaya Saing Global.”

Melalui VMTS, setiap unit kerja di PNL kini memiliki indikator kinerja yang jelas. Hasilnya, pencapaian strategis dapat dipantau secara objektif, kebijakan kampus tersusun lebih terarah, dan kualitas layanan pendidikan vokasi terus meningkat.

“Visi PNL bukan sekadar slogan, tetapi menjadi arah utama dalam setiap proses perencanaan, pelaksanaan, pengukuran, hingga evaluasi kinerja institusi,” tegas Dr. Ir. Zamzami, ST., M.Eng., IPM, Wakil Direktur Bidang Keuangan dan Umum PNL.

Masih menurut Zamzami, implementasi VMTS diterjemahkan ke dalam empat pilar pengembangan utama yaitu:

Berakhlak (Pembinaan moral dan karakter, kepatuhan etika akademik, pelayanan prima berbasis integritas, serta pengabdian masyarakat). Berikutnya, Inovatif (Riset terapan, hak kekayaan intelektual, hilirisasi produk inovasi, inkubasi startup, hingga publikasi ilmiah bereputasi). Unggul (Akreditasi institusi dan prodi, sertifikasi kompetensi internasional, prestasi mahasiswa, serta daya serap lulusan di dunia industri), dan Berdaya Saing Global (Kemitraan internasional, mobilitas mahasiswa dan dosen, kolaborasi riset lintas negara, serta sertifikasi berstandar global).

PNL juga menegaskan bahwa VMTS adalah bagian dari transformasi digital kampus. Seluruh indikator kinerja dipantau secara berkala, sehingga keputusan dapat diambil berbasis data dan perbaikan berkelanjutan berjalan lebih cepat.

“Akuntabilitas, transparansi, dan budaya mutu harus menjadi karakter organisasi. Dengan sistem yang terukur, kita memastikan setiap program benar-benar memberi kontribusi pada visi institusi,” ujar Zamzami.

Dengan VMTS yang terintegrasi, PNL menempatkan diri sebagai perguruan tinggi vokasi yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan industri. Zamzami berharap, lulusan PNL bukan hanya kompeten dan inovatif, tetapi juga berkarakter kuat dan siap bersaing di panggung nasional maupun global. (id70)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement