Breaking News
Memuat breaking news...
Advertisement

Polres Bener Meriah Ungkap 10 Kasus Narkoba, 11 Orang Diamankan

Redaksi
Redaksi
Kamis, 5 November 2026 - 3.20 PM WIB
Polres Bener Meriah Ungkap 10 Kasus Narkoba, 11 Orang Diamankan
Kapolres Bener Meriah AKBP Ricky Nugraha, S.I.K., M.Si., menunjukan barang bukti berupa ganja. (Waspada.id/Sumarsono)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

REDELONG (Waspada.id): Polres Bener Meriah mengungkap 10 kasus tindak pidana narkotika selama pelaksanaan Operasi Sarang Narkoba (OSN), terhitung sejak 9 hingga 31 Oktober 2026. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan 11 orang serta menemukan ladang ganja di Kecamatan Timang Gajah.

Hasil pengungkapan itu disampaikan Kapolres Bener Meriah AKBP Ricky Nugraha, S.I.K., M.Si., dalam konferensi pers yang turut dihadiri Kasat Resnarkoba Iptu Suherman, S.E., Kasi Humas Ipda Eriadi dan Kasi Propam Iptu Untung Sinaga, bersama wartawan.

Kapolres menjelaskan, dari 10 kasus yang berhasil diungkap, sembilan di antaranya telah diterbitkan laporan polisi (LP) dan masih dalam proses penyidikan. Sementara satu kasus lainnya merupakan penemuan ladang ganja di Desa Kenine, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah.

Sebanyak 11 orang diamankan dalam pengungkapan tersebut. Mereka terdiri atas delapan laki-laki dewasa, satu perempuan dan dua anak-anak.

Polres Bener Meriah Ungkap 10 Kasus Narkoba, 11 Orang Diamankan

Selain itu, petugas turut menyita barang bukti narkotika berupa sabu seberat 18,49 gram bruto dan ganja seberat 702 gram bruto. Polisi juga menemukan 70 batang tanaman ganja di lokasi ladang ganja Desa Kenine.

Kapolres menegaskan, pengungkapan tersebut merupakan bentuk keseriusan jajaran Polres Bener Meriah dalam menekan peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukumnya.

Ia mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif membantu kepolisian dengan menyampaikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.

Menurutnya, upaya pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan hanya oleh kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan seluruh lapisan masyarakat.

“Pemberantasan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan dan peran serta seluruh masyarakat. Mari bersama-sama kita selamatkan generasi muda dari bahaya narkotika demi mewujudkan Kabupaten Bener Meriah yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba,” pesannya.

Melalui pengungkapan tersebut, Polres Bener Meriah berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkotika semakin meningkat serta dukungan publik terhadap upaya pemberantasan narkoba terus menguat.(id.86)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement