Breaking News
Memuat breaking news...

Polres Tapteng dan Forkopimda Perkuat Komitmen Berantas Narkoba

Redaksi
Redaksi
Jumat, 23 Oktober 2026 - 5.56 PM WIB
Polres Tapteng dan Forkopimda Perkuat Komitmen Berantas Narkoba
Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Muhammad Alan Haikel bersama unsur Forkopimda dan elemen masyarakat mengikuti deklarasi menolak narkoba secara daring bersama Kapolri di Aula Parama Satwika Polres Tapteng, Jumat (23/10). Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

TAPTENG (Waspada.id): Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan elemen masyarakat menyatakan komitmen menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran narkoba melalui Deklarasi Polisi Bersama Masyarakat Sumatera Utara Tolak Narkoba, Jumat (23/10).

Deklarasi tersebut diikuti secara daring melalui Zoom Meeting bersama Kapolri dari Aula Parama Satwika Polres Tapteng. Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00 hingga 11.15 WIB itu menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memerangi peredaran narkotika.

Kegiatan dipimpin Kapolres Tapteng AKBP Muhammad Alan Haikel, S.K.M., S.I.K., M.I.K., serta dihadiri Wakil Bupati Tapteng Mahmud Efendi Lubis dan sejumlah perwakilan unsur TNI, TNI AL, TNI AU, kejaksaan, tokoh agama, serta organisasi kemasyarakatan.

Di antara yang hadir, Danramil 03/Pandan Kapten Junten Manalu mewakili Dandim 0211/TT, Kapten Laut (Pelaut) Dian N.R. mewakili Danlanal Sibolga, Dansatradar 103 Sibolga Letkol Lek Heri Nur Nugroho, S.T., M.Han., dan Dandenpom I/2 Sibolga Letkol Cpm (K) Isle Rama Banjarnahor, S.H., M.I.P.

Turut hadir Kasi Pidum Kejari Sibolga Heriyanto Manurung, S.H., mewakili Kajari Sibolga, Ketua MUI Tapteng Ngadiman, perwakilan HMI Alwi Caniago, serta jajaran pejabat utama Polres Tapteng.

Polres Tapteng dan Forkopimda Perkuat Komitmen Berantas Narkoba

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Gubernur Sumatera Utara menyampaikan apresiasi kepada Kapolri dan tim gabungan atas keberhasilan mengungkap penyelundupan 1,16 ton ketamin hidroklorida (HCl) di wilayah Sumatera Utara.

Pengungkapan kasus tersebut dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat pemberantasan narkotika, terutama karena Sumatera Utara masih menghadapi tantangan serius dalam menekan peredaran barang terlarang tersebut.

Apresiasi juga disampaikan Direktur Jenderal Bea dan Cukai yang menilai keberhasilan pengungkapan itu sebagai hasil kolaborasi lintas instansi melalui operasi terpadu.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari analisis intelijen dan pemantauan selama tiga bulan.

Tim gabungan yang melibatkan Bareskrim Polri, BNN RI, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Ditpolair Baharkam Polri, serta Polda Sumatera Utara kemudian mencegat kapal tanker MT Global 168 di perairan Tanjungbalai Asahan sebelum dikawal menuju Pelabuhan Belawan.

Dari kapal tersebut, petugas menemukan 58 karung berisi 1.160 bungkus ketamin HCl dengan nilai ekonomis diperkirakan mencapai Rp1,856 triliun.

Kapolri menegaskan, upaya pemberantasan narkotika harus dilakukan secara konsisten melalui penegakan hukum dan kerja sama seluruh pemangku kepentingan. Ia juga mengingatkan jajarannya agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.

Menurutnya, sinergi lintas instansi diperlukan untuk mempersempit ruang gerak sindikat narkotika, termasuk jaringan internasional, sekaligus melindungi masyarakat dan generasi muda dari ancaman narkoba.

Sebagai penegasan komitmen tersebut, seluruh peserta mengikuti pembacaan Deklarasi Polisi Bersama Masyarakat Sumatera Utara Menolak Narkoba.

Deklarasi itu memuat tiga poin utama, yakni menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Sumatera Utara, memperkuat kolaborasi dalam upaya pencegahan, penegakan hukum, dan rehabilitasi, serta mewujudkan Sumatera Utara yang bebas dan bersih dari narkoba.

Kegiatan berlangsung aman dan kondusif, kemudian ditutup dengan foto bersama unsur Forkopimda dan peserta yang hadir. (id31)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement