Breaking News
Memuat breaking news...

Polrestabes Medan Ungkap Praktek Penjualan BBM Subsidi ke Pabrik, Manfaatkan Truk dengan Tangki Modifikasi

Redaksi
Redaksi
Rabu, 28 Oktober 2026 - 9.17 AM WIB
Polrestabes Medan Ungkap Praktek Penjualan BBM Subsidi ke Pabrik, Manfaatkan Truk dengan Tangki Modifikasi
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

MEDAN (Waspada.id): Satreskrim Polrestabes Medan, Selasa (27/10) malam mengungkap praktek penjualan BBM bersubsidi, ke pabrik pembuatan beton di Jalan Megawati, Kec.Sunggal, Kab.Deli Serdang. Pelaku, menggunakan truk dengan tangki yang sudah dimodifikasi, untuk mendapat BBM.

Terungkapnya kasus ini, berawal dari penyelidikan panjang yang dilakukan personel Satreskrim Polrestabes Medan, terhadap informasi yang disampaikan masyarakat perihal aktivitas sebuah truk dengan tangki yang berjumlah lebih dari satu.

Penyelidikan berbuah hasil, saat petugas mendapati truk berjenis dump itu melintas di Jalan Medan - Binjai kawasan Sei Semayang, Kec.Sunggal.

Dari truk itu, petugas kemudian mengamankan MR (35) warga Jalan Binjai Km.10,5 Medan, yang merupakan sopir truk, berikut barang bukti truk berisi BBM jenis bio solar sebanyak 150 liter.

“Kami amankan truk, dengan tangki yang sudah dimodifikasi, ditambah menjadi dua tangki. Sekali angkut, ini bisa setengah ton,” ungkap Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjungak, SIK, MH.

Usai menangkap pelaku, petugas kemudian melakukan menelusuri kemana BBM subsidi tersebut biasa dijual. Pelaku, kemudian mengarahkan petugas ke sebuah pabrik pembuatan beton di Jalan Megawati, Kec.Sunggal, dan mengaku selama ini seluruh BBM yang dimilikinya rutin dijual di pabrik itu.

“BBM dijual ke pabrik, dengan harga lebih dari Rp.8 ribu. BBM kemudian digunakan untuk mengoperasionalkan sejumlah alat berat, termasuk jadi bahan bakar untuk menghidupkan listrik di pabrik” tambah Rafli.

Dalam kasus ini, petugas kini sedang menelusuri keberadaan seseorang di pabrik beton, yang selama ini berkomunikasi dengan pelaku untuk melakukan pemesanan dan pembayaran. Petugas, juga tengah menelusuri asal usul BBM yang dijual pelaku ke pabrik.

“Kami sedang mengejar potensial suspect di pabrik ini, asal usul BBM juga sedang kami dalami. Kami temukan beberapa plat nomor dan barcode pembelian BBM, ini jadi petunjuk nantinya dimana BBM itu didapat pelaku. Mohom doanya, agar kami bisa ungkap secara menyeluruh,” pungkas Calvijn.(id80)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement