Breaking News
Memuat breaking news...

Poltekkes Medan Berdayakan Warga Nogo Rejo Olah Pangan Ikan Nila Cegah Stunting

Redaksi
Redaksi
Kamis, 13 Agustus 2026 - 6.19 PM WIB
Poltekkes Medan Berdayakan Warga Nogo Rejo Olah Pangan Ikan Nila Cegah Stunting
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

DELISERDANG (Waspada.id): Tim dosen dan mahasiswa Poltekkes Kemenkes Medan melaksanakan program pengabdian masyarakat di Desa Nogo Rejo, Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang, sejak April hingga Agustus 2026.

Dalam rilis yang diterima Waspada.id Kamis (13/8/26), kegiatan tersebut bertujuan mencegah stunting melalui pemberdayaan kader dan ibu PKK dalam mengolah berbagai produk pangan bergizi berbahan dasar ikan nila.

Program ini dipimpin oleh Novriani Tarigan DCN, M.Kes, bersama Urbanus Sihotang, SKM, M.Kes. dan Hanna Sriyanti Saragih, SST, M.Kes. serta mahasiswa Jurusan Gizi dan Kebidanan.

Berdasarkan data Riskesdas, prevalensi stunting tercatat 36,8% (2007), 37,2% (2013), dan 30,8% (2018), masih di atas standar WHO sebesar 20%. SSGBI 2019 mencatat penurunan menjadi 27,67%, mendekati target 19% pada 2024. Sumatera Utara menempati peringkat kedelapan tertinggi prevalensi stunting nasional pada 2013 dengan angka 42,5%.

Stunting menurunkan kecerdasan, daya saing, dan prestasi akademik, serta berhubungan dengan anemia, berat badan lahir rendah, dan risiko kematian ibu. Pemenuhan gizi ibu hamil dan balita dapat meningkatkan kecerdasan anak hingga 10 poin. Ibu hamil kurang gizi berisiko melahirkan bayi berat badan rendah 2–3 kali lebih tinggi dan kematian bayi 1,5 kali lebih besar.

Di Desa Nogo Rejo yang berpenduduk ±6.475 jiwa dan luas ±675,25 Ha, hasil riset 2020–2021 menunjukkan asupan energi, protein, zat besi, dan asam folat ibu hamil tergolong kurang dan berhubungan dengan anemia. Sebagian besar ibu hamil berpendidikan SD dan suami bekerja sebagai buruh tani harian lepas. Terdapat rata-rata 50 ibu hamil setiap bulan dan telah tersedia Pustu untuk pelayanan kesehatan.

Program ini bertujuan mengaplikasikan hasil riset Poltekkes Medan tahun 2024, memberikan solusi berbasis ekonomi kreatif, mendukung pembangunan desa mandiri, serta menjadikan Desa Nogo Rejo sebagai desa mitra model sains dan teknologi.

Kegiatan melibatkan ibu-ibu, kader, dan pengurus PKK setempat untuk belajar mengolah ikan nila menjadi produk pangan bergizi.(idris lubis)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement