Breaking News
Memuat breaking news...

PPTK Buka Suara Soal Pagar SMPN 4

Redaksi
Redaksi
Rabu, 14 Oktober 2026 - 2.10 PM WIB
PPTK Buka Suara Soal Pagar SMPN 4
Papan informasi proyek pembangunan pagar SMPN 4 Muara Tiga, Kabupaten Pidie, dengan nilai kontrak Rp598,889 juta bersumber dari APBK Pidie (DOKA) Tahun Anggaran 2026. Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

SIGLI (Waspada.id): Pembangunan pagar SMP Negeri 4 Muara Tiga, Kabupaten Pidie, sempat terhenti hampir dua pekan akibat persoalan internal antara pekerja dan pihak kontraktor. Menanggapi kondisi tersebut, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Hasan Basri, ST, menyatakan pihaknya terus memantau perkembangan pekerjaan di lapangan.

Proyek yang bersumber dari APBK Pidie melalui Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) Tahun Anggaran 2026 itu memiliki nilai kontrak sebesar Rp598.889.000. Pekerjaan dilaksanakan oleh CV Griya Arta, dengan CV ZAFI Engineering Consultants sebagai konsultan pengawas.

Berdasarkan informasi yang diterima, progres pembangunan pagar sekolah tersebut telah mencapai 35,86 persen. Pekerjaan yang sudah dilaksanakan meliputi sloof dan tiang kolom. Pagar direncanakan memiliki panjang sekitar 220 meter dengan konstruksi beton dan besi hollow.

Hasan Basri menyampaikan bahwa pihak PPTK selalu memantau pekerjaan yang sedang berjalan. Pemantauan tersebut diperlukan untuk mengetahui perkembangan fisik proyek, memastikan pekerjaan mengikuti ketentuan teknis, serta mengidentifikasi kendala yang berpotensi menghambat penyelesaian.

PPTK Buka Suara Soal Pagar SMPN 4

Pekerja melanjutkan pembangunan pagar SMPN 4 Muara Tiga, Kabupaten Pidie, yang meliputi pemasangan bekisting dan rangka besi kolom. Waspada.id/Ist

Dalam pelaksanaannya, proyek sempat mengalami penghentian hampir dua pekan karena persoalan internal antara pekerja dan kontraktor. Berdasarkan informasi dari pihak kontraktor, para pekerja mulai kembali beraktivitas pada hari ini.

Kembalinya pekerja diharapkan dapat mendorong kelanjutan pembangunan setelah sempat mengalami jeda. Namun, perkembangan pekerjaan tetap perlu dipantau secara berkala agar pelaksanaan proyek berjalan sesuai jadwal dan spesifikasi yang telah ditetapkan.

Sesuai papan informasi proyek, masa pelaksanaan ditetapkan selama 120 hari kalender, terhitung sejak 6 Agustus hingga 3 Desember 2026. Dengan batas akhir kontrak tersebut, pihak pelaksana masih perlu mengoptimalkan waktu yang tersedia untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan sesuai perencanaan.

Selain mengejar progres fisik, kualitas material, kesesuaian spesifikasi teknis, dan keselamatan kerja juga menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan. Dalam hal ini, koordinasi antara kontraktor, PPTK, dan konsultan pengawas diperlukan agar kendala di lapangan tidak kembali mengganggu pelaksanaan proyek.

Pembangunan pagar sekolah merupakan bagian dari penyediaan sarana dan prasarana pendidikan yang diharapkan memberi manfaat bagi lingkungan sekolah. Karena itu, setiap kendala perlu diselesaikan secara profesional agar penggunaan anggaran menghasilkan konstruksi yang berkualitas dan sesuai kebutuhan.

Publik berharap pembangunan pagar SMPN 4 Muara Tiga dapat berjalan lancar hingga selesai. Pengawasan yang konsisten dan koordinasi yang baik menjadi kunci agar pekerjaan dapat dituntaskan sesuai masa kontrak tanpa mengabaikan mutu bangunan. (id69)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement