Prabowo Janji Benahi BUMN, Tegaskan Akan Berantas Koruptor


JAKARTA (Waspada.id): Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya membenahi tata kelola badan usaha milik negara (BUMN) sebagai bagian dari upaya memperkuat perekonomian nasional sekaligus memberantas korupsi. Pemerintah, kata Prabowo, telah mengonsolidasikan lebih dari 1.000 BUMN ke dalam satu dana kekayaan negara (sovereign wealth fund) yang nilainya mencapai US$ 1 triliun atau sekitar Rp18.000 triliun.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memberikan pidato pada Puncak Perayaan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (12/7/2026).
"Saudara sekalian, kita juga dalam 1 tahun pemerintahan kita, kita sekarang sudah konsolidasikan semua BUMN kita menjadi satu dana kedaulatan, sovereign wealth fund, dana kekayaan kedaulatan. Seribu BUMN lebih kita jadikan satu konsolidasi nilainya adalah 1.000 miliar dolar, 1 triliun dolar Amerika. Kita sekarang adalah dana kedaulatan mungkin kelima atau keenam terbesar di dunia," kata Prabowo.
Presiden mengatakan, Indonesia memiliki potensi ekonomi yang sangat besar dan tidak perlu lagi merasa rendah diri. Menurutnya, kekuatan ekonomi nasional akan semakin optimal apabila seluruh aset negara dikelola secara profesional, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.
Karena itu, Prabowo menegaskan pemerintah akan melakukan pembenahan menyeluruh terhadap BUMN yang selama ini dinilai masih menyisakan berbagai persoalan tata kelola.
"BUMN-BUMN itu akan kita tertibkan. Selama ini BUMN-BUMN itu sumber korupsi. Saudara ingin presidenmu bicara apa adanya kan?" ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga melontarkan peringatan keras kepada para pelaku korupsi agar menghentikan praktik yang merugikan negara dan segera mengembalikan kekayaan milik rakyat.
"Hai para koruptor, sadar diri. Hentikan praktik-praktik kau. Hentikan. Rakyat tidak bodoh. Hentikan, kembalikan kekayaan rakyat. Kembalikan dengan baik. Kita bangsa pemaaf, tapi rakyat butuh keadilan, rakyat butuh kesejahteraan," tegasnya.
Menurut Prabowo, keberhasilan memberantas korupsi akan membuka ruang fiskal yang lebih besar sehingga anggaran negara dapat difokuskan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan hingga peningkatan kesejahteraan aparatur negara.
"Rakyat butuh sekolah yang baik. Guru-guru butuh gaji yang baik. Dokter-dokter, perawat-perawat butuh gaji yang baik. Tentara dan polisi butuh gaji yang baik supaya mereka tidak meres dari rakyat. Pegawai negeri butuh gaji yang baik supaya mereka enggak korupsi," kata Prabowo.
Menutup pidatonya, Presiden mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga persatuan dan tidak terpecah oleh perbedaan pilihan politik. Menurutnya, semangat kebersamaan merupakan fondasi penting untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera. (lip6)
Berita Terkait






























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda