Breaking News
Memuat breaking news...

Prabowo Siapkan Pinjaman Lunak, Warga Tak Perlu Rentenir

Redaksi
Redaksi
Rabu, 2 September 2026 - 5.15 PM WIB
Prabowo Siapkan Pinjaman Lunak, Warga Tak Perlu Rentenir
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

JAKARTA (Waspada.id): Presiden Prabowo Subianto menyiapkan strategi baru untuk memperluas akses pembiayaan masyarakat. Pemerintah berencana menghadirkan pinjaman lunak yang bersumber dari kekuatan ekonomi dalam negeri agar rakyat tidak lagi bergantung pada rentenir atau tengkulak.

Gagasan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan pada penutupan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8).

"Kita akan yakinkan bahwa nanti negara hadir, negara akan hadir di tengah-tengah rakyat, sehingga rakyat kalau perlu dia bisa dapat pinjaman lunak dari kekuatan kita sendiri," kata Prabowo.

Menurut Prabowo, kehadiran pembiayaan dengan bunga yang tidak memberatkan diharapkan dapat membuat masyarakat lebih mandiri secara ekonomi. Dengan akses pinjaman yang lebih terjangkau, masyarakat tidak perlu lagi berulang kali mencari pembiayaan dari rentenir untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Kita hanya ingin rakyat kita hidup dengan layak, hidup dengan baik, bisa makan dengan baik, punya rumah yang layak, punya penghasilan tiap bulan yang layak, yang cukup," ucap dia.

Prabowo mengatakan, pemerintah ingin memastikan masyarakat memiliki penghasilan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar, mulai dari pangan hingga tempat tinggal.

"Sehingga tidak perlu pinjam uang dari rentenir-rentenir," jelasnya.

Negara Siapkan Akses Pembiayaan

Prabowo menegaskan negara akan mengambil peran dalam memastikan masyarakat memiliki akses terhadap pembiayaan yang terjangkau. Skema pinjaman lunak tersebut akan bersumber dari kekuatan ekonomi Indonesia.

"Negara akan hadir di tengah-tengah rakyat, sehingga rakyat kalau perlu dia dapat pinjaman lunak dari kekuatan kita sendiri. Tidak usah lagi ke tengkulak-tengkulak atau kepada siapa pun. Ini strategi kita dan ini akan kita wujudkan dalam waktu dekat," tegasnya.

Menurut Prabowo, penyediaan akses pembiayaan tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus menekan angka kemiskinan.

Ia mengatakan pemerintah telah menghitung secara rinci berbagai kebijakan yang akan dijalankan. Prabowo pun optimistis program tersebut mampu membawa jutaan masyarakat Indonesia keluar dari kemiskinan.

"Saya sudah menghitung dengan cermat sampai ke rupiah-rupiahnya, saya sudah hitung dan saya yakin dan percaya kita akan berhasil. Kita akan mengangkat jutaan rakyat Indonesia keluar dari kemiskinan. Dan kita sudah buktikan dalam 2 tahun pertama kita," pungkas Prabowo.

Rencana pinjaman lunak tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat akses masyarakat terhadap pembiayaan formal sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pinjaman dengan biaya tinggi. Jika terealisasi, kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah dan membuka ruang yang lebih besar bagi mereka untuk meningkatkan usaha serta pendapatan. (cnni)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement