Praktisi Hukum Arif Budiman Simatupang Desak Pemko Binjai Periksa Plt Direktur RS Djoelham Atas Hilangnya Perlengkapan Aset


BINJAI (Waspada.id): Arif Budiman Simatupang, mendesak Pemerintah Kota (Pemko) Binjai bersama Inspektorat untuk turun tangan melakukan penanganan secara menyeluruh.
Kepada Waspada.id Kamis (15/10), Arif menegaskan perlunya langkah konkret berupa pemeriksaan fisik di lapangan, pencocokan data inventarisasi aset, penelusuran dokumen pemeliharaan serta pelepasan komponen, hingga perhitungan potensi kerugian daerah.
"Plt. Direktur RSUD maupun pejabat pengelola barang harus dimintai klarifikasi sesuai kewenangan dan tanggung jawab masing-masing," ujar Arif.
Ia menambahkan, jika dalam proses pemeriksaan ditemukan bukti kelalaian administratif, tindakan tegas harus diambil sesuai regulasi yang berlaku. Namun, apabila terindikasi adanya tindakan penguasaan tanpa hak atau keterlibatan pejabat dalam ranah tindak pidana, Aparat Penegak Hukum (APH) diharapkan dapat mengusutnya secara profesional.
Saat dikonfirmasi terpisah pada Rabu (14/10), Plt. Direktur RSUD Dr. RM Djoelham Binjai dr Doni Asrin membenarkan keberadaan ambulans tersebut di luar area rumah sakit. Ia menjelaskan bahwa unit armada tersebut sengaja dititipkan di halaman Kodim yang berlokasi tepat di seberang rumah sakit dengan pertimbangan keamanan.
"Saya merasa aman, makanya saya titip di situ," katanya dengan nada kecewa saat memberikan keterangan kepada wartawan waspada.id.
Sementara itu, Kepala Inspektorat Kota Binjai, Heny Sri Dewi Sitepu, S.E., M.S.P.,menyatakan pihak internal Pemko belum menerima laporan resmi terkait persoalan ambulans tersebut. Melalui sambungan telepon seluler pada Kamis (15/10), Heny menjelaskan fokus pemeriksaan Inspektorat saat ini masih tertuju pada penanganan kasus dugaan penelantaran pasien hingga meninggal dunia di RSUD Djoelham.
"Kami belum mengetahuinya karena masih mendalami masalah pasien yang ditelantarkan dan meninggal dunia di rumah sakit," ungkapnya.
Keterangan senada disampaikan Kepala Bidang Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Binjai, Umrizal Ginting. Kamis (15/10), pihaknya mengaku belum menerima laporan resmi dari instansi terkait mengenai kondisi maupun status aset kendaraan operasional tersebut.(id25)
Berita Terkait




























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda