Breaking News
Memuat breaking news...

Presiden Usul Kewarganegaraan Ganda Atlet

Redaksi
Redaksi
Jumat, 14 Agustus 2026 - 8.55 PM WIB
Presiden Usul Kewarganegaraan Ganda Atlet
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada.id): Presiden Prabowo Subianto mengusulkan Indonesia memperbolehkan kewarganegaraan ganda secara terbatas bagi 'talenta tertentu' yang dibutuhkan bangsa, termasuk pemain sepakbola profesional kelas dunia untuk Timnas Indonesia.

Usulan tersebut disampaikan Prabowo dalam Rapat Paripurna DPR RI dan Penyampaian Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (14/8) sore.

"Untuk kami izinkan dwikewarganegaraan ganda bagi talenta-talenta tertentu yang dibutuhkan oleh bangsa. Indonesia memiliki jutaan diaspora, di antara mereka terdapat ilmuwan yang hebat-hebat."

"Dokter, insinyur, ahli kecerdasan buatan, peneliti, pengusaha, seniman, atlet, terutama pemain bola profesional kelas dunia," kata Prabowo dalam pidatonya.

Prabowo mengungkapkan, ada banyak diaspora Indonesia yang berhadapan situasi sulit saat berkarier di luar negeri dan mengabdikan diri untuk bangsa dan negara.

"Kami tidak boleh memaksa talenta luar biasa Indonesia di luar negeri memilih antara kesempatan berkarier di dunia dan ikatan mereka dengan Tanah Air," ujarnya.

Karena itu pemerintah akan mengajukan perubahan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia kepada DPR RI mulai tahun ini.

"Kebijakan ini akan kami rancang dengan selektif terukur, disertai uji integritas, kewajiban yang jelas, serta perlindungan penuh terhadap keamanan dan kepentingan negara," kata Prabowo.

Saat ini Timnas Indonesia dihuni sejumlah pemain naturalisasi keturunan. Sebagian besar di antaranya adalah pemain-pemain yang lahir di Belanda dan berkarier di Eropa. (id08/ant)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement