Breaking News
Memuat breaking news...

Proctoring Perdana Kateterisasi Jantung di RSUD Drs H Amri Tambunan, 8 Pasien Jalani Tindakan

Redaksi
Redaksi
Jumat, 18 September 2026 - 7.55 PM WIB
Proctoring Perdana Kateterisasi Jantung di RSUD Drs H Amri Tambunan, 8 Pasien Jalani Tindakan
Proctoring Perdana Kateterisasi Jantung di RSUD Drs H Amri Tambunan, Jumat (18/9/26).(Waspada.id/syahril)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

LUBUK PAKAM (Waspada.id): Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Drs. H. Amri Tambunan mencatat langkah baru dalam pengembangan layanan jantung. Untuk pertama kalinya, rumah sakit tersebut melaksanakan proctoring tindakan kateterisasi jantung selama dua hari, 17-18 September 2026.

Direktur RSUD Drs H Amri Tambunan, dr. Erlinda Yani, MKM, kepada Waspada.id Jumat (18/9/26) mengatakan, kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Kementerian Kesehatan dan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan pelayanan kateterisasi jantung di rumah sakit daerah.

“Dua hari ini, tanggal 17 dan 18 September, kita melaksanakan proctoring untuk tindakan kateterisasi jantung yang pertama di Rumah Sakit Umum Drs H Amri Tambunan. Kegiatan proctoring ini di-support oleh Kementerian Kesehatan,” kata dr. Erlinda.

Dalam pelaksanaan selama dua hari tersebut, sebanyak delapan pasien menjalani tindakan. Empat pasien mendapat tindakan pada Kamis (17/9/2026), sementara empat pasien lainnya ditangani pada Jumat (18/9/2026).

Dari empat pasien yang ditangani pada hari kedua, satu di antaranya merupakan pasien primary PCI, yakni tindakan intervensi koroner yang dilakukan secara darurat pada pasien dengan serangan secara tertentu untuk segera membuka kembali aliran darah ke jantung.

Erlinda juga mengatakan, pasien tersebut sebelumnya datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) dengan keluhan nyeri dada. Setelah dilakukan pemeriksaan, pasien diketahui mengalami STEMI (ST-Elevation Myocardial Infarction) yang membutuhkan penanganan segera.

“Pasien masuk ke IGD dengan keluhan nyeri dada. Setelah kita cek, ternyata kondisinya STEMI dan harus segera dilakukan tindakan pemasangan ring jantung ataupun tindakan kateterisasi jantung. Pasien langsung kita arahkan ke CATHLAB dan kita lakukan tindakan,” jelasnya.

Sementara tujuh pasien lainnya merupakan pasien elektif atau pasien yang tindakan medisnya telah direncanakan sebelumnya. Dari jumlah tersebut, tiga pasien berasal dari luar daerah, masing-masing satu pasien dari Kabupaten Samosir, Kabupaten Toba dan Kota Tebing Tinggi.

Sedangkan empat pasien lainnya merupakan warga Kabupaten Deliserdang.

Dijelaakannya,pelaksanaan proctoring ini menjadi bagian penting dalam pengembangan layanan catheterization laboratory (cath lab) di RSUD Drs. H Amri Tambunan.

Menurut Erlinda, layanan tersebut memungkinkan dokter melakukan pemeriksaan pembuluh darah jantung, dan dalam kondisi tertentu melakukan tindakan intervensi seperti pemasangan stent atau ring jantung.

Meski layanan kateterisasi jantung telah mulai dilakukan, Erlinda mengatakan masyarakat masih perlu memperhatikan aspek penjaminan biaya, khususnya bagi peserta BPJS Kesehatan.

Hingga saat ini, tambahnya, layanan kateterisasi jantung di RSUD Drs.H Amri Tambunan belum mendapat persetujuan atau approval dari BPJS Kesehatan. Proses kredensialing sebagai salah satu tahapan untuk mendapatkan penjaminan tersebut masih berlangsung.

“Untuk penggunaan BPJS, saat ini layanan kateterisasi jantung di RSUD Drs H Amri Tambunan belum mendapat persetujuan atau belum di-approve oleh BPJS Kesehatan. Proses kredensialing masih sedang dilakukan,” paparnya. .

Karena itu, manajemen RSUD Drs H Amri Tambunan berharap, proses kredensialing dapat segera diselesaikan. Dengan demikian, ke depan masyarakat, khususnya warga Deliserdang dan daerah sekitarnya, dapat mengakses layanan kateterisasi jantung dengan penjaminan BPJS Kesehatan.

Pengembangan layanan ini diharapkan turut memperkuat kemampuan RSUD Drs H Amri Tambunan dalam menangani kasus-kasus penyakit jantung, termasuk kondisi kegawatdaruratan yang membutuhkan penanganan cepat.

Kegiatan itu turut dampingi Wakil Direktur Bidang Pelayanan Medis, Prana Jaya, Skep, Ners.(id.28/syahril)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement