Profil Tiga Dara Sang Juara Fahmil Qur’an Putri Dari Aceh

Di panggung megah MTQ Nasional XXXI di Semarang, Jumat (18/9/2026), tiga dara Aceh tampil sebagai cahaya kemenangan. Izza Mushviya, Azka Dara Maulidya, dan Kayyisa Farras—santriwati Dayah Insan Qurani (IQ) Aceh Besar—berhasil mengukir sejarah dengan meraih Juara 1 Fahmil Qur’an Putri, mengantongi nilai 1.505.
Mereka bukan sekadar tim, melainkan sahabat yang tumbuh bersama sejak bangku MTs hingga MA. Persaudaraan itu menjelma menjadi kekuatan: saling melengkapi, saling menguatkan, hingga melahirkan harmoni di panggung nasional.
Azka Dara Maulidya
Lahir di Aceh Besar, 17 April 2008, putri pasangan Misriyawati dan M. Ritauddin. Azka dikenal dengan ketenangan yang menyejukkan. Di panggung, ia menjawab dengan jernih, seolah air yang mengalir, menuntun timnya melewati gelombang soal dengan penuh keyakinan.
Kayyisa Farras
Lahir di Aceh Besar, 12 Juli 2008, putri pasangan Martoni dan Realita. Kayyisa adalah api semangat. Ketajaman nalarnya membuat tim selalu sigap, tak pernah lengah. Ia menjadi energi yang menjaga ritme, memastikan langkah mereka tetap tegak menuju puncak kemenangan.
Izza Mushviya
Lahir di Banda Aceh, 23 Januari 2009, putri pasangan Salwati dan Dr Tgk H Syukri M Yusuf Lc MA. Izza adalah cahaya yang memimpin. Keberanian dan ketepatan jawabannya menjadikan tim bersinar, seolah ia membawa lentera yang menuntun perjalanan menuju juara.
Cahaya Aceh di Panggung Nasional
Kemenangan ini bukan hanya milik Izza, Azka, dan Kayyisa. Ia adalah milik Aceh, milik Dayah Insan Qurani, milik doa orang tua dan guru yang tak pernah putus. Nilai 1.505 menjadi simbol ketekunan, cinta Al-Qur’an, dan persaudaraan yang tumbuh dalam keheningan dayah. WASPADA.id
Maimun Asnawi, S.HI., M.Kom.I














Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda