Proyek P3-TGAI di Aceh Tenggara Diduga Dikerjakan Asal-asalan, Publik Pertanyakan Kualitas dan PengawasanProyek P3-TGAI di Aceh Tenggara Diduga Dikerjakan Asal-asalan, Publik Pertanyakan Kualitas dan Pengawasan

KUTACANE (Waspada.id): Proyek pembangunan saluran irigasi Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Desa Pangguh, Kecamatan Lawe Bulan, Kabupaten Aceh Tenggara, diduga dikerjakan tidak sesuai standar.
Pekerjaan yang masih berlangsung justru terlihat memprihatinkan dan menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.
Sejumlah bagian konstruksi terlihat kurang rapi. Dinding beton tampak retak, sementara pasangan batu belum kokoh dan pengerjaan terkesan kurang maksimal. Kondisi ini memunculkan dugaan pelaksanaan belum memperhatikan kualitas konstruksi secara serius.
Kepada Waspada.id, Jumat (14/8), pemerhati pembangunan Adilman meminta pengawas tidak hanya memeriksa secara administratif, tetapi turun langsung memastikan mutu pekerjaan.

"Ini saluran untuk kepentingan petani. Jangan sampai anggaran sudah terpakai, hasilnya cepat rusak," ujarnya.
Tokoh masyarakat lainnya, Ardi, menyampaikan hal senada. Masyarakat meminta perbaikan tidak sekadar menutup kerusakan yang terlihat, melainkan memastikan akar persoalan ditangani dan konstruksi memenuhi standar.
Proyek ini menyangkut kepentingan petani yang membutuhkan infrastruktur irigasi kuat dan tahan lama. Jika kualitas tetap dipertanyakan, publik berpotensi semakin menyoroti dugaan lemahnya pengawasan dan pelaksanaan yang asal jadi.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak kelompok penerima kegiatan belum memberikan keterangan. (id80)
























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda