Breaking News
Memuat breaking news...
Advertisement

Proyek Revitalisasi Istana Maimun Dimulai, Untuk Sementara Akses Masuk Ditutup

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 7 November 2026 - 9.11 AM WIB
Proyek Revitalisasi Istana Maimun Dimulai, Untuk Sementara Akses Masuk Ditutup
Sultan Deli XIV Tuanku Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam bersama keluarga dan ahli waris pada acara syukuran revitalisasi Istana Maimun, Jumat (6/11/2026). Waspada.id/ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

MEDAN (Waspada.id): Proyek revitalisasi Istana Maimun, Kota Medan dimulai, dan untuk sementara akses masuk untuk masyarakat pengunjung ditutup hingga pekerjaan rampung.

Sultan Deli XIV Tuanku Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam kepada wartawan, Jumat (6/11/2026) sore menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Kebudayaan RI, terkhusus kepada Presiden RI Prabowo Subianto yang terus memberikan atensi penuh kepada Istana Maimun untuk segera direvitalisasi.

"Kepada masyarakat, mohon doa restunya dan dukungan agar revitalisasi berjalan aman dan lancar, dan untuk sementara Istana Maimun ditutup," sebutnya, mengharapkan dukungan pemerintah untuk pengamana proyek revitalisasi, sehingga berjalan lancar tanpa adanya gangguan.

Untuk kelancaran proyek tersebut, Sultan Deli XIV menggelar syukuran bersama keluarga dan ahli waris di istana. Acara dirangkai doa bersama, potong nasi tumpeng, memberi santunan kepada anak yatim, diakhiri makan bersama.

Untuk diketahui, revitalisasi Istana Maimun merupakan bagian dari program nasional Kementerian Kebudayaan RI di bawah arahan Presiden Prabowo yang menargetkan revitalisasi ratusan cagar budaya, keraton, dan istana pada 2026.

Proyek Revitalisasi Istana Maimun Dimulai, Untuk Sementara Akses Masuk Ditutup

Sultan Deli XIV Tuanku Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam bersama keluarga dan pelaksana proyek revitalisasi, Jumat (6/11/2026). Waspada.id

Pada kesempatan itu, Kontraktor Pelaksana PT. Nindya Karya, Sukhriana menyampaikan terima kasih kepada Sultan Deli XIV dan para ahli waris, khususnya warga Kota Medan yang mendukung proyek tersebut.

Ia menjelaskan, rencana penataan dan rehabilitasi mencakup perbaikan kerusakan struktural seperti genteng, tembok dan kaca, serta penataan bagian depan istana termasuk area rumput dan lingkungan sekitar. Kemudian, penataan kawasan dan UMKM.

Sukhairi menyebutkan, ada 57 kios UMKM yang akan direvitalisasi, termasuk membangun 23 rumah dua tingkat di lingkungan istana untuk ahli waris. "Kontrak kerja diberikan 65 hari, singkat sekali, karenanya kami telah mengajukan waktu pekerjaan tiga bulan setengah hingga akhir Februari," ujarnya mengatakan anggaran revitalisasi mencapai Rp65 miliar.

Revitalisasi juga melibatkan koordinasi dengan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB), pemerintah pusat, serta rencana penataan ulang fungsi ruang budaya, pengelolaan yang lebih profesional, hingga penataan para pelaku UMKM di sekitar kawasan istana. Pemerintah ingin mengembalikan marwah serta keagungan Istana Maimun tidak hanya sebagai cagar budaya dan destinasi wisata sejarah, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi berbasis budaya (cultural economy).(id142)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement