Breaking News
Memuat breaking news...

PSMS Petik Pelajaran Berharga Usai Dikalahkan Persija

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11.40 PM WIB
PSMS Petik Pelajaran Berharga Usai Dikalahkan Persija
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

SURABAYA (Waspada.id): Persija Jakarta menjaga peluang lolos ke semifinal Piala Presiden Elite 2026 setelah mengalahkan PSMS Medan dengan skor 4-1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (1/8/2026) sore WIB. Sedangkan PSMS Medan membawa segudang evaluasi dari pelajaran berharga yang didapat dari Piala Presiden 2026.

Sempat unggul lebih dulu melalui Abdulmanan, Macan Kemayoran lalu dikejutkan gol penyama kedudukan Ikhsan Can sebelum mengamuk pada 10 menit terakhir pertandingan.

Persija membuka keunggulan pada menit ke-22 lewat Abdulmanan yang memanfaatkan umpan Witan Sulaeman. PSMS bangkit di babak kedua dan menyamakan skor menjadi 1-1 melalui Ikhsan Can pada menit ke-58.

Namun, Persija kembali memimpin lewat Victor Dethan pada menit ke-80. Keunggulan diperbesar Agi Firmansyah pada menit ke-84 sebelum Gustavo Almeida memastikan kemenangan 4-1 melalui gol pada menit ke-88.

Hasil ini membuat Persija masih menjaga asa lolos ke semifinal, sementara PSMS menutup kiprahnya di turnamen dengan tiga kekalahan beruntun.

Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, mengakui Persija layak meraih kemenangan dan meminta timnya menjadikan hasil ini sebagai bahan evaluasi menjelang Liga 2.

"Yang pertama, apresiasi buat Persija yang berhasil menang 4-1," ujarnya usai pertandingan.

Eko menilai kekalahan tersebut tidak lepas dari kesalahan timnya sendiri.

"Terlepas dari kesalahan-kesalahan kita sendiri, ini menjadi pelajaran yang sangat berharga. Ke depan, terutama menghadapi kompetisi, tentu akan kita perbaiki," kata Eko kepada wartawan.

Ia juga memuji kualitas Piala Presiden Elite yang dinilainya semakin kompetitif.

"Turnamen Piala Presiden ini semakin berkualitas. Lawan-lawan yang kita hadapi juga sangat bagus. Semoga ke depannya Piala Presiden semakin berbobot dan semakin layak dinikmati seluruh masyarakat Indonesia," katanya.

Eko turut menjelaskan perubahan komposisi pemain akibat badai cedera yang melanda timnya.

"Kita tahu ada beberapa pemain yang absen karena cedera. Makanya kita coba Ikhsan. Memang dia lebih bagus bermain di depan, terutama dari sisi kiri. Tadi akhirnya proses gol juga dilakukan oleh Ikhsan," ungkapnya.

Menurutnya, seluruh pemain sengaja diberikan kesempatan tampil untuk mematangkan skuad sebelum kompetisi resmi dimulai.

"Semua pemain kita coba. Harapannya tentu untuk mematangkan tim ke depannya," ucapnya.

Mendampingi Eko, Pemain bertahan PSMS, Gufron, mengucapkan selamat kepada Persija sekaligus mengakui timnya masih memiliki banyak pekerjaan rumah.

"Kami mengucapkan selamat kepada Persija atas kemenangan ini," katanya.

Ia memastikan kekalahan tersebut akan menjadi motivasi bagi PSMS untuk tampil lebih baik di Liga 2.

"Turnamen ini menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi kami. Kami akan memperbaiki semua kekurangan dan mempersiapkan diri lebih baik lagi menghadapi Liga 2 (Championship)," ucapnya.

Gufron juga menyampaikan apresiasi kepada suporter yang terus memberikan dukungan sepanjang turnamen.

"Terima kasih kepada semua suporter yang sudah datang dan terus mendukung kami. Dukungan mereka menjadi motivasi bagi kami untuk bangkit," kata Gufron

Meski gagal meraih hasil positif di Piala Presiden Elite 2026, PSMS membawa pulang banyak pelajaran berharga. Eko Purdjianto berharap pengalaman menghadapi tim-tim papan atas seperti Persija, Persebaya, dan Port FC menjadi modal penting untuk membentuk Ayam Kinantan yang lebih siap bersaing di Liga 2 musim 2026/2027. (id08)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement