PSSI Langkat Tolak Stadion Nurcahaya Dijadikan Lokasi Pasar Malam

LANGKAT (Waspada.id): PSSI Kabupaten Langkat bersama sejumlah klub sepakbola menyatakan penolakan keras terhadap rencana penggunaan Stadion Nurcahaya Tanjungpura sebagai lokasi pasar malam yang mengatasnamakan hiburan rakyat.
Penolakan tersebut disampaikan Plt Ketua Askab PSSI Langkat, Muhammad Syafri (foto) ketika dikonfirmasi, Selasa (6/10/26). Menurutnya, penggunaan stadion untuk kegiatan pasar malam berpotensi mengganggu aktivitas olahraga, khususnya kompetisi sepak bola yang saat ini tengah berlangsung.
“PSSI Langkat sedang menggelar Liga Anak Langkat. Kompetisi ini akan terhenti apabila stadion diperuntukkan untuk pasar malam yang menjual nama hiburan rakyat,” ujar Muhammad Syafri.
Ia menegaskan, Stadion Nurcahaya merupakan salah satu fasilitas yang dibutuhkan masyarakat untuk kegiatan olahraga, termasuk tempat berlatih dan menggelar pertandingan sepak bola.
“Rakyat mana yang setuju? Kami juga rakyat yang membutuhkan stadion itu untuk berlatih, berkompetisi dan berolahraga,” tegasnya.
Muhammad Syafri juga meminta agar penggunaan istilah “hiburan rakyat” tidak dijadikan alasan untuk mengesampingkan kepentingan masyarakat yang selama ini menggunakan stadion untuk kegiatan olahraga. “Jangan menjual-jual nama rakyat dan masyarakat,” katanya.
PSSI Langkat berharap pemerintah dan pihak terkait dapat mempertimbangkan kepentingan pembinaan olahraga, terutama sepak bola usia dini, sebelum memberikan izin penggunaan Stadion Nurcahaya untuk kegiatan lain.
"Tadi saya ketemu Kadispora Langkat sampai saat ini Kadispora tidak pernah mengizinkan penggunaan Stadion Nurcahaya sebagai tempat hiburan rakyat," tutupnya. (Id27)


















Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda