Puluhan Rumah Warga Rusak Dihantam Badai di Aceh Tamiang

KUALASIMPANG (Waspada.id): Puluhan rumah warga mengalami kerusakan setelah wilayah Kabupaten Aceh Tamiang dihantam badai disertai hujan deras dan angin kencang pada Jumat (28/8) malam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Waspada.id, Sabtu (29/8), cuaca ekstrem tersebut berdampak pada kerusakan hunian dan fasilitas di beberapa wilayah kecamatan. Pendataan awal menunjukkan kerusakan berupa atap seng terbang, dinding roboh, hingga kerusakan bangunan usaha dan fasilitas umum.
Dampak di Kecamatan Karang Baru
Di Kecamatan Karang Baru, kerusakan terdokumentasi di sejumlah desa:
1. Desa Bundar: Ibu Ulis, 58, Magono, 49, Rustam, 50, Nopi, 56, dan Dedek, 49, mengalami kerusakan atap seng terangkat maupun dinding rumah. Selain itu, terjadi kerusakan ringan pada bangunan usaha Mie Gacoan.
2. Desa Air Tenang: Marjanah, 55, mengalami kerusakan pada hunian sementara; Herianto, 46, Yunus, 40, Al Hafis, 38, dan Nur Aini, 42, mengalami kerusakan atap dan kanopi. Abdul Manan, 50, serta Radiah, 56, mengalami kerusakan pada Huntara.
3. Desa Sukajadi: Satu unit gubuk milik Jamilah, 60, rusak.
4. Desa Kesehatan: Suci Triani, 38, mengalami kerusakan dinding dan atap.
5. Desa Tanjung Karang: Bangunan milik almarhumah Kamaliah, tempat jualan Ahmad Dalawi, serta rumah Cut Sarah Farida, 30, mengalami kerusakan.
6. Desa Tanah Terban: Kanopi Masjid Al Ikhlas rusak.
Selain pemukiman, dilaporkan pula atap Kantor Bupati Aceh Tamiang di Karang Baru terbang, sejumlah kafe mengalami kerusakan, tiang listrik di Desa Bundar rusak, serta pohon-pohon tumbang di berbagai titik.
Dampak di Kecamatan Kota Kualasimpang
Di Desa Kota Lintang, Kecamatan Kota Kualasimpang, badai merusak sejumlah Huntara dan rumah pribadi warga:
- Kerusakan Huntara: M. Yunus, 49, Arif Farah Dila, 46, Irmawan, 42, dan Asnawati, 69, mengalami kerusakan atap seng terangkat.

Salah satu Huntara yang dihuni warga Desa Kota Lintang, Kecamatan Kota Kualasimpang, yang rusak akibat badai, Jumat (28/8) malam. Waspada.id/Ist
- Kerusakan rumah pribadi: Asrif, Kamariah, 55, Citra Sari, 31, Irwansyah, 45, Fitriana, 55, dan Dahniar Pane, 75, mengalami kerusakan atap.
Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Plt. Kalak BPBD) Aceh Tamiang, Imam Suhery, mengonfirmasi hal tersebut saat dihubungi via telepon, Sabtu (29/8). Ia menyatakan bahwa pihaknya belum menerima laporan rinci mengenai kerusakan rumah dari seluruh kecamatan.
“Belum ada laporan dari pihak kecamatan se-Aceh Tamiang,” tegasnya.
Namun, dipastikan bahwa kasus pohon tumbang terjadi di tujuh titik lokasi. Petugas BPBD telah turun membersihkan hambatan tersebut hingga Sabtu pukul 03.00 dini hari agar akses jalan kembali lancar.(id93)



























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda