Breaking News
Memuat breaking news...

Puluhan Warga Desa Lae Ikan Masih Persoalkan Pilkampong

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 19 September 2026 - 2.24 PM WIB
Puluhan Warga Desa Lae Ikan Masih Persoalkan Pilkampong
WALI Kota Subulussalam, M. Rasyid (kiri), hadir pada hari H Pilkampong Lae Ikan, penyelesaian sengketa kotak suara yang tertunda dibuka akibat DPT. (Waspada.id/dok)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

SUBULUSSALAM (Waspada.id): Puluhan warga Desa Lae Ikan, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam masih persoalkan hasil Pemilihan Kepala Kampong (Pilkampong), 1 September 2026.

Tuntutan fokus kepada Panitia Pemilihan Kepala Kampong (P2K) Tingkat Kampong/Desa dan Kecamatan terkait penghapusan sejumlah warga dari Daftar Pemilih Tetap (DPT), sebelumnya masuk Daftar Pemilih Sementara (DPS) Desa Lae Ikan.

Melalui rilisnya, Rinto Tumanggor dan Saiful Fata, mewakili puluhan warga Desa Lae Ikan menyatakan keberatan tersebut.

"Kepada P2K Tingkat Desa hingga Kecamatan sudah kita sampaikan, namun sampai hari ini belum ada jawaban pasti," rilis Rinto, pastikan protes keberatan itu disampaikan sebelum Penetapan DPT.

Bahkan sehari jelang dilaksanakan pemungutan suara, pihak Pemko Subulussalam, dalam hal ini Wali Kota Subulussalam beserta P2K bersama beberapa perwakilan warga yang keberatan, disebut telah bermusyawarah dengan kesepakatan, warga terkait diberi kesempatan menyalurkan hak pilih.

"Kesepakatan itu tidak terlaksana saat digelar pemungutan suara," sesal Rinto.

Terkait hal ini, puluhan warga Lae Ikan disebut tetap menuntut hasil Pilkampong. "Kalau nggak ada kejelasan hukum, kami akan turun ke jalan melakukan aksi damai," pesan Rinto. (id130)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement